6 Pertimbangan Memilih Frozen Food

Siapa sih yang nggak pengen kasih makanan yang halal dan berkualitas untuk keluarga?

Pengennya sih selalu bisa menyediakan makanan yang bahan bakunya segar, sehat, terjamin kualitasnya, dengan harga yang terjangkau. Ups, poin terakhir ini yang sering bikin dilema para emak yang biasa berperan sebagai manager keuangan dalam pengelolaan dana untuk kebutuhan yang satu ini. Selain kendala dana, tenaga dan waktu juga kerap menjadi kendala yang lumayan sering dialami, pasar jauh, jalanan macet pula. Ngeles ya? Itu sih tergantung niat. Yak, bener banget, tergantung niat, tapi ada kalanya situasi dan kondisi sedang tidak memungkinkan untuk keluar rumah karena satu dan lain hal, maka perlu dicari alternatif penggantinya.

Saat ini frozen food  menjadi alternatif yang sering dipilih oleh para emak dalam menghadapi kendala-kendala tersebut. Fakta bahwa anak-anak sangat suka mengkonsumsi produk frozen food seperti sosis, rolade, nugget, kaki naga, kornet , juga semakin membuat para emak harus benar-benar selektif dalam memilih produk frozen food yang akan dikonsumsi, di tengah maraknya produk frozen food yang beraneka rupa, dari yang ga ber-merk sampai yang punya merk dan sering kita lihat iklannya nongol di berbagai media, dari yang tersedia di pasar tradisional, produk rumahan, hingga yang tersedia di swalayan/supermarket besar.

Rolade, favorit keluarga Yudhistira

Rolade, favorit keluarga Yudhistira

Makanya, seneng banget pas Minggu lalu saya berkesempatan berkunjung ke tempat produksi frozen food di kawasan Jatibening, CV Fiva Food Meat and Supply, apalagi mereka punya tagline  “Santapan Lezat Cepat Saji, Rajanya Rolade” , ini  membuat saya semakin penasaran, karena 3 anak saya suka banget sama Rolade.  Sayang sekali saya datang terlambat dikarenakan salah jalan, jadi saya tidak bisa mendengarkan pemaparan dari Ibu Betsy Monoarfa (Pendiri dan Direktur CV Fiva Food). Alhamdulillah saya masih bisa mendengarkan pemaparan dari General Manager CV Fiva Food, yang juga merupakan salah satu putra Ibu Betsy,  yaitu Mas Yosi.

***

Dari kunjungan ini, saya jadi dapat ilmu mengenai apa saja yang harus jadi pertimbangan kita dalam memilih produk frozen food, antara lain :

  1. Halal. Setiap akan membeli produk makanan/minuman, saya selalu membiasakan anak-anak untuk membeli dan mengkonsumsi makanan yang mempunyai label halal di setiap kemasannya. Sejak tahun 1997 seluruh produk Fiva Food sudah memperoleh sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia.  halal
  2. Kualitas terjaga. Bahan baku apa saja yang digunakan, bagaimana pengolahannya juga merupakan pertimbangan yang tak boleh luput. Bahan baku yang digunakan oleh Fiva Food adalah daging sapi, daging ayam dan ikan. Untuk daging sapi, selain menggunakan daging lokal berkualitas, mereka juga menggunakan daging impor. Sedangkan untuk daging ayam dan ikan, seluruhnya sudah menggunakan produk lokal. Menurut Mas Yosi, Fiva Food diolah di pabrik yang sudah memenuhi standar Good Manufacturing Process. Mas Yosi menuturkan bahwa sebagian besar omzet penjualan Fiva Food diperoleh dari pemasaran Business to Business. Produk Fiva Food sudah digunakan oleh beberapa restoran, hotel, dan perusahaan ternama di negeri ini, bahkan mereka sudah menggunakan produk ini selama bertahun-tahun. Jika kualitas tidak terjaga, bagaimana mungkin para pelanggan tetap setia menggunakan produk Fiva Food untuk menu catering mereka?

    Beberapa restoran, hotel dan perusahaan ternama sudah menjadi pelanggan setia Fiva Food.

    Beberapa restoran, hotel dan perusahaan ternama sudah menjadi pelanggan setia Fiva Food.

  3. Enak tapi aman dikonsumsi. Untuk rasa, Fiva Food menggunakan penyedap rasa, tentu saja masih dalam takaran aman untuk dikonsumsi. Salah satu yang membuat saya angkat jempol, adalah prinsip dari sang pemilik, yang juga insinyur teknologi pangan dari IPB, “Kami menjual produk makanan yang keluarga kami juga mengkonsumsinya”. Buat saya, penting banget loh quote itu, secara, kita suka was-was kan kalau mau beli makanan, apalagi liat tayangan di TV soal produsen makanan yang melarang keluarga mereka untuk mengkonsumsi makanan yang mereka jual, karena bahan dan cara produksinya yang super ngawur dan antahberantah. Saat saya mencoba mencicipi beberapa produk, rasanya memang enak dan ga menyisakan pahit di lidah. Gimana ga enak ya, mereka menggunakan susu sapi murni sebahai bahan emulsinya, sedangkan untuk kulit sosisnya menggunakan bahan baku rumput laut. Kulit roladenya juga menggunakan telur.

    Keong Mas, bahan menggunakan ikan

    Keong Mas, bahan menggunakan ikan

  4. Harga relatif terjangkau. Sudah pasti lah ya, harga jadi pertimbangan sebelum membeli. Harga produk Fiva Food ini di pasar tradisional,relatif lebih mahal dibanding produk sejenis lainnya, namun jika sudah masuk pasar modern, harganya lumayan bersaing dengan merk-merk yang sudah cukup dikenal. Sebenernya sih ya, dari harga kita bisa menghitung kira-kira berapa jumlah kandungan daging yang digunakan dalam produk makanan. Bandingkan saja harganya dengan harga daging sapi di pasaran *LOL* .  Nah tinggal kita mau pilih yang mana🙂

    Kornet

    Kornet

  5. Mudah diperoleh. Barangnya oke tapi kalau susah banget buat ngedapetinnya ya, repot juga kan? Alhamdulillah lagi kalau bisa dibeli secara online. Dulu produk Fiva Food terbatas dipasarkan di swalayan Tip Top, dan pasar tradisional saja. Tapi saat ini sudah bisa diperoleh di beberapa supemarket terkemuka seperti AEON, TIP TOP, Carrefour, AlfaMidi Plus, LOKA, dan lainnya. Sssttt, ga cuma itu aja, saat ini sudah ada layanan Fiva Express loh, kita bisa beli online melalui web fivafood.com ,ga perlu keluar rumah euy, sambil ngerjain kerjaan rumah yang lain, tar barangnya dianter sampe depan pintu. *kabar baiknya, sekarang masih bebas ongkir loh*
    Tampilan web Fiva Food

    Tampilan web Fiva Food

    Armada Fiva Express

    Armada Fiva Express

  6. Ramah Lingkungan. Ini sebenernya pertimbangan yang jarang bisa dilihat secara langsung, karena kita sering kan gatau gimana kondisi pabriknya. Memasuki wilayah pabrik Fiva Food, dari luar sekilas ga ada tanda-tanda kalau ada pabrik di situ. Kesannya Adem, hijau karena banyak pohon, asri banget, bahkan ada kolam renangnya. Memang pabriknya masih satu lingkungan dengan rumah tinggal keluarga Ibu Betsy, di sebuah perumahan di daerah Jatibening,  namun karena pengolahan limbah pabriknya sangat bagus, jadi keberadaan pabrik ini tidak mengganggu lingkungan sekitar. Air limbah diolah menjadi air bersih yang digunakan untuk memelihara ikan, yang dikonsumsi untuk makan siang keluarga dan juga karyawan. Tidak tercium sedikitpun bau tidak sedap, ini merupakan bukti bahwa pengolahan limbah dan pembuangannya benar-benar dikelola dengan baik.

Meskipun namanya mungkin belum setenar merk lain yang iklannya sering kita lihat lalu lalang di berbagai media (eh belum tenar dari Hongkong? luw aja kali yang belom tau Dev,ini mah sudah terkenal di kalangan perusahaan ternama cuy), tapi dari kunjungan ini  tidak ada lagi keraguan di hati saya, karena saya sudah menemukan jawaban untuk mengatasi kebingungan saya saat  memilih  frozen food yang bakal saya beli buat anak-anak dan keluarga. Bisa ditebak dong ya, produk apa yang bakal mengisi frezer saya sekarang.

Drumstick, daging ayam

Drumstick, daging ayam

O,iya, selain mencoba produknya, kami juga menyaksikan demo masak Kornet Cabe Ijo. Mateng dalam sekejap. Wuidiiiih, bener-bener sakdeg-saknyet, kalau orang Jawa bilang. Praktis banget deh, pas banget buat emak-emak seperti saya yang masih tertatih belajar masak.  Mereka juga membagikan resep-resep praktis yang bisa kita buat dari produk Fiva Food, resepnya ada di http://www.fivafood.com/resep/ .

demomasakfivafood

 ***

Bagaimana dengan teman-teman, apa saja sih pertimbangan dalam memilih frozen food untuk sajian keluarga? Saling share yuuuk !

Pos ini dipublikasikan di blogging, cooking with kids, kunjungan, Mama dan tag , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke 6 Pertimbangan Memilih Frozen Food

  1. Lidya berkata:

    enak yang paling utama juga kandungan gizinya juga jangan dilupakan ya mbak

  2. nh18 berkata:

    Wah … sudah mulai nih …
    Mantap ulasannya …

    Salam saya Bu

  3. vizon berkata:

    Alasan menyediakan frozen food di rumah adalah, sebagai penyelamat dari ancaman kelaparan yang datang tiba-tiba dan tidak bisa keluar rumah atau menunggu terlalu lama lagi, hehe..

    Yang jelas, frozen food praktis dan bisa disajikan dalam waktu singkat..🙂

    Ulasan yang mantap, Mbak,.
    Terima kasih infornya ya..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s