Manfaat Bermain Bola bekel buat anak-anak

Main bekel yuuukkk!

Beberapa waktu yang lalu, anak-anak dan teman-temannya keranjingan main bola bekel di sekolah. Dan sempet ngetrend selama beberapa minggu, terus digantikan oleh permainan yang lain, tapi akhir-akhir ini sempet ngetrend lagi sebelum liburan.

Masalahnya, jadi ada keluhan dari beberapa teman, selama ujian kenaikan kelas, bukannya anaknya sibuk belajar materi yang diujikan, malah sibuk belajar main bekel.

Melihat anak-anak serius main bekel, saya jadi ikutan penasaran pengen nyobain. ***tentu saja sekaligus pamer soal keahlian saya bermain bekel ini*** . Gara-gara pengen dibilang hebat sama anak-anak, saya mainnya serius, diusahakan ga mati-mati sampai tamat…Sepertinya misi saya berhasil…mereka semua memandang saya dengan amat sangat takjub dan bergantian bilang ‘mama hebat..mama hebat!’

Tapi dasar yaaaa, kalau niatnya ga bagus, ya hasilnya juga ga bagus. Esok paginya pangkal lengan saya pegel semua. Whaaaa…ternyata main bekel sama anak-anak dengan maksud pamer itu bikin capeeekkk!!! Kapok deh sayaaaah….setelah kejadian itu, saya main hanya sebagai partisipan saja, sengaja 2 kali jalan sudah mati…biarlah anak-anak yang dapet banyak giliran, itung-itung olahraga tangan buat mereka.

Menemani anak-anak berlatih main bola bekel, saya jadi banyak belajar. Anak-anak itu bener-bener pantang menyerah….semangatnya luar biasa. Dan kalau dipikir, main bola bekel ini sungguh banyak manfaatnya.

Karena selain melatih kemampuan motorik tangan dan jemari, anak-anak juga belajar untuk fokus, permainan ini juga butuh koordinasi beberapa anggota tubuh, dan butuh strategi untuk memperhitungkan seberapa keras mereka menjatuhkan bola hingga menghasilkan pantulan yang mereka butuhkan dalam setiap langkah.

Selain itu, permainan ini lebih seru kalau dimainkan rame-rame, artinya anak juga akan belajar bersosialisasi dengan teman mainnya, dan tentu saja anak juga otomatis akan belajar dari setiap karakter teman mainnya. Bayangkan saja, kalau ada anak yang ngambek atau curang, mereka akan belajar untuk bisa memecahkan permasalahan ini agar tetap bisa bermain bersama-sama. Atau bahkan mereka bisa saja memutuskan untuk tidak meneruskan karena tidak bisa mentolerir teman yang berbuat curang atau yang ngambekan itu. Dan ini bukan pelajaran yang sepele. Kemampuan bersosialisasi ini juga diperlukan mereka  untuk menjalani kehidupan nyata bukan?

Hihihi…ini hanya hasil riset kecil dan pemikiran saya pribadi terhadap manfaat permainan bola bekel loh yaaaa….karena saya bukan ahli di bidang ini, kalau secara teorinya bagaimana, saya sendiri kurang paham, yang jelas saya berani menyimpulkan bahwa “main bola bekel itu banyak manfaatnya buat anak-anak!”

Teruuuusss,….riset kecil berikutnya adalah : ada bedanya ga main bola bekel jaman dulu saya kecil dengan jaman anak-anak kini?

Kalau dari aturan permainannya sih pada dasarnya sama saja, hanya beda peng-istilahan-nya saja. Yaaah, anak-anak kan versi Jakarta, sementara saya kan versi kampung dan itupun saya sudah banyak yang lupa istilahnya apa saja.

Bola nya sendiri sekarang sudah sangat bervariatif, bagus-bagus dan keren-keren. Banyak juga aksesoris cantik di dalam bolanya. Jaman dulu yang kombinasi 2 warna biasanya ada sisi berwarna biru sementara sisi lainnya berwarna merah (warnanya pun butek kayak warna penghapus yang kotak kecil 2 warna biru merah itu). Paling banter warna yang pelangi acak itu sudah yang paling bagus dan hanya sedikit yang punya.

Biji bekelnya, beda…duuh mendeskripsikannya gimana ya? Susah kalau yang ini buat dideskripsikan, tapi kalau kita lihat langsung, pasti kita tau bedanya apa.

Naaahh, yang terakhir, beda yang super duper bikin saya heran adalah…sekarang bola bekel tidak hanya populer di kalangan anak perempuan, tapi anak laki-laki juga pada sibuk main bola bekel…

imageGa percaya?

Lihat deeehh gambar sebelah, ini si abang lagi sibuk main bekel sama teman-temannya, laki semua.

Ini baru grup-nya si abang aja loh ya…..di sebelah-sebelahnya ada beberapa grup juga, dan semuanya laki-laki juga….hehehe…

Perbedaan yang satu ini memang sempat jadi trending topic pembicaraan para mama di BBM, karena sempet pada khawatir kok anak laki-lakinya pada heboh minta dibeliin bola bekel! Secara, jaman dulu mainan ini kan cewek bangeeettt!!! Tapi tak apalah, kalau liat banyak manfaatnya, masa iya kita mau melarang anak laki main bekel hanya karena jaman dulu itu cuma dimainin sama perempuan?

Terus, hari gini beli bekel di mana yaaaak? **colek Uda Vizon, di toko Mainan Bocah jual bola dan biji bekel ga ya Uda?

 

Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, Mama, Permainan. Tandai permalink.

9 Balasan ke Manfaat Bermain Bola bekel buat anak-anak

  1. Oyen berkata:

    ahai, jadi inget salah satu mainan kegemaran Oyen jaman dulu, banyak tantangannya… hehehe *iya sekarang jarang ya yang jual, gak tau jugak mainan bekelnya yang dulu pada kemana, padahal dulu boak-balik beli loh…

    selamat bermain bekel ya adek2😀

  2. myra anastasia berkata:

    ermainan favorit saya zaman dulu, Mbak🙂

  3. Lidya berkata:

    boleh juga ya mengajarkan main bola bekel ke pascal, jaman dulu aku inget bola bekel direndam di minyak tanah supaya menjadi besar😉

  4. monda berkata:

    biji bekelnya yg dari logam kuningan atau biji kerang?
    di pasar tradisional masih ada yg jual, termasuk dakon juga ada, hanya rumah dakonnya itu udah dari plastik, nggak kayu lagi

  5. nh18 berkata:

    Jaman sudah berubah …
    sekarang anak laki pun bermain bekel
    Bola bekel itu melatih kecekatan dan kecepatan

    salam saya

  6. Ping balik: THE NINE FROM “GLOWING DIAMONDS” | The Ordinary Trainer writes ...

  7. nurita putranti berkata:

    pengen juga main bekel dan mengajarkan pada anak2 saya.
    ntar beli bola bekel dulu.
    salam kenal bu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s