Sedikit saja

“Ma, aku hauuuss banget, mau minum niiihh” si adek mulai merajuk manja sembari melancarkan senyum mautnya.

“Ini minumnya dek…” kuulurkan botol air mineral yang telah kusediakan di mobil.

“Nggak mauuu, aku maunya Pocari” mata lucunya berkedip-kedip, tangannya menunjuk ke Pocari kepunyaan kakak.

“Pocari adek kan sudah dihabiskan tadi”

“Iya..tapi aku haus bangeett, maunya Pocari” diambilnya Pocari milik kakak yang sedang tertidur pulas. Pocari kakak memang masih utuh.

“Sudah minta ijin belum dek?”

“Belum, kakaknya tidur mah”

“Ya sudah, tapi sedikit aja yaaa…1 zip”

“Hmm…ga mau…aku haus banget, mau Pocari, tapi kakaknya tidur…”

“Ya sudah, minum dikit,,, nanti mamah deh yang bilang kakak”

“Nggak mau, belum ijin, maaf mamah, haram, tidak boleh kalau belum minta ijin, bersabar tunggu kakak bangun aja deh” …..***malu deh si mamah***

***

Makasih ya deeekkk, sudah mengingatkan mama🙂

Pos ini dipublikasikan di belajar dari anak-anak, RA Istiqlal, Syafa. Tandai permalink.

3 Balasan ke Sedikit saja

  1. Lidya berkata:

    anak pintar ya, mengingatkan mamanya

  2. Tetik Firawati berkata:

    anak-anak memang keren ya mbak, mereka itu bertingkah laku apa adanya banget..
    #efek jadi guru paud

  3. Imelda berkata:

    waaah hebat!
    Betul sekali tidak boleh memakai/meminta barang orang lain tanpa ijin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s