Buku Tulis Daur Ulang

 

 

 

 

 

Ayah menemani anak-anak memilah-milah kertas dan buku-buku untuk dijual ke tukang loak keliling. Banyak sekali buku tulis dan buku gambar yang sudah terisi penuh. Pas liat ada beberapa buku tulis yang halamannya masih kosong, langsunglah terbersit ide buat bikin buku dari halaman yang masih kosong. Mereka sibuk menyobek lalu mengumpulkannya menjadi sebuah buku da membuat sampul dari karton bekas brosur perumahan dan dihias kertas kado.

Ini adalah pengalaman pertama anak-anak menjual kertas bekas langsung ke tukang loak keliling🙂

Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

3 Balasan ke Buku Tulis Daur Ulang

  1. Lidya berkata:

    kreatif juga ya mbak

  2. Imelda berkata:

    Saya pakai buku tulis yang sudah penuh, kalau kondisi bagus (ujung buku tidak melungker) sebagai buku kliping. Toh tulisan akan tertutup dgn koran…..
    Salut mbak Devi mengajarkan daur-ulang pada anak-anak

  3. gusngger berkata:

    Keren…patut diteladani!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s