Jadi Lupa

…bawang merah 200, jahe 50, kunir 50, muncang sledri 100…

…sabun1 , gula pasir 1/4, minyak 1/2, obat nyamuk 1, shampo sachet 2…

***

Pernahkah teman-teman mengucapkan kata-kata seperti di atas sepanjang perjalanan menuju ke sebuah toko kelontong atau tukang sayur???

Saya yakin….pasti pernah!!!!! ***kumat, sok teu-nya***

Dulu waktu masih kecil, sebelum bisa menulis, saya sering disuruh mama ke warung untuk membeli bahan/bumbu untuk masak, maupun perlengkapan rumah tangga yang kebetulan habis. Biasanya, yang harus dibeli lebih dari satu jenis. Oleh karenanya, mau tidak mau harus berusaha menghapal dan mengulangi hapalan itu sepanjang jalan agar tidak lupa.

Meski demikian, seringnya sih pas sampe tempatnya, ada aja yang kelupaan. Lupa ini bisa disadari maupun tidak.

Tidak disadari, yaitu kita sampai di rumah, baru nyadar kalau ada yang kurang setelah mama menanyakannya.

Disadari, yaitu saat kita tahu ada satu barang yang terlupakan, berusaha mengingat tapi tetep aja lupa. Biasanya niihh, saya bakalan balik lagi ke rumah, lalu kembali berjalan menuju toko sambil terus mengingat, dan biasanya ketemu deh apa yang kelupaan tadi.

Rupanya…, kebiasaan ini rupanya berlanjut hingga saat ini, kalau lupa mau ngapain…..pasti saya bakal melakukan lagi kegiatan terakhir yang saya kerjakan sambil terus mengingat dan berharap akan menemukan jawabannya…qiqiqi…bedanya sama waktu kecil dulu, kalau sekarang kadang ketemu, kadang juga tetep ga inget apa-apa….hehehe, susah ya kalau sudah faktor U :p

Kembali ke soal hapalan belanjaan tadi….apa sih yang sering bikin teman-teman lupa?

Jatuh? Ketemu teman lalu ngobrol? Lihat mobil bioskop lewat? Atau apa???

Pos ini dipublikasikan di Mama, masa kecil. Tandai permalink.

7 Balasan ke Jadi Lupa

  1. Imelda berkata:

    pertanyaannya apa yang sering bikin lupa atau sering bikin ingat kembali yang sudah dilupakan?
    Aku kalau lupa ya lupa aja, tapi ingat kembali kalau menyusuri dari awal. Kalau lupa taruh barang, ya bongkar seluruh rumah deh hahaha

  2. Lidya berkata:

    biasanya aku kaya orang melamun sambil memikirkan setp by step apa saja yang sudah aku lakukkan supaya ingat kembali

  3. Nh Her berkata:

    Bener BU ….
    Jika diperjalanan lupa …
    biasanya … kita balik lagi ke tempat pertama kita mengingatnya …
    hahahaha ….

    Salam saya

  4. Myra Anastasia berkata:

    kl banyak gitu biasanya suka sy catet mbak.. sadar diri kll sy pelupa🙂

  5. rully 99 berkata:

    tips dari temen, kalo lupa dan pengen segera inget sesuatu, shalat aja. karena pas shalat (bagi yang gak khusuk), biasanya inget semua apa yang terlupakan…. wkwkwkk… tips yang menyindir dengan pedas.

  6. hehehe…, dulu ketika kecil saya sering menghapal begitu sepanjang jalan dari rumah ke warung karena disuruh ibuk belanja, karena sering belanjaannya berbeda karena lupa, akhirnya sama ibuk dibuat catatan di sesobek kertas ketika belanja…

    Ohya, Mbak, saya lagi ngadain giveaway betapa senangnya ngeblog berhadiah buku neh, ikutan ya… (silakan dilihat di blog saya). Terima kasih….

  7. Gounk_Gonk berkata:

    yang saya gag lupa adalah saat saya membeli sesuatu dengan uang pas.. namun saya malah menunggu uang kembalian.. sampai penjualnya terheran-heran saya nungguin apa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s