Saat mereka sakit !

Seminggu nggak masuk kantor.

Rahma dan Rafif sakit.

Sakit apaaaa??? Jawabnya, sama dengan sakitnya Si Sulung-nya Om NH

Awalnya Rafif duluan yang muntah-muntah, terus pas dia merasa sakit perut,  mulai deh berguling dikasur.

Seminggu sebelumnya (Sabtu-3/09/11), Rafif memang sempet mengeluh sakit perut dan muntah, tapi setelah minum obat dokter, segera membaik, meski kami sempat 2x ke dokter. Waktu itu, kami mengira Rafif muntah  dan sakit perut karena kekenyangan. Pas perjalanan kembali ke Jakarta, dia makan Gurami Bakar dan 2 porsi nasi…

Minggu malam, sepulang nonton bioskop, Rafif mengeluh sakit perut, kok ya kejadiannya habis makan banyak juga….karena muntah terus berkepanjangan, seperti biasa, orang paling panik adalah ‘saya’ .

Saya begitu trauma….saat bayi, Rafif pernah mengalami dehidrasi dan dinyatakan ‘hampir lewat’ sama dokter, hingga saya terus merasa bersalah akibat telat bawa ke dokter pada waktu itu.

Langsung deh saya pergi ke dokter Senin paginya.  Muntah terus saja berlanjut. Hingga Selasa dini hari, saya membawanya ke IGD sebuah RS di dekat tempat tinggal kami …*panik*… syukurlah bisa langsung pulang.

Selasa pagi, balik lagi ke dokter. Dokter mulai bingung, karena badannya sama sekali nggak panas, anget juga nggak. Difoto juga deh sinar-X, hasilnya…kebanyakan makan, tapi nggak lancar buang air besar :)  *tukang makan*

Selasa sore, Rahma mulai ngeluh sakit perut juga. Mulai muntah juga.

Dwwwweeeeeeennnnnnggggggg… langsung deh instingnya keinget makanan.

Selasa sore balik lagi ke dokter, disuruh USG…. haiyaaaaa….

Diruntut lagi makanan apa saja yang masuk ke perut mereka. Kesimpulan berhenti di SOFTDRINK.

Akhirnya, mereka dikasih obat maag….

Alhamdulillah, Rafif mulai normal hari Jumat, sedangkan Rahma Sabtu malam. Hari Minggu mulai pemulihan dan makan normal lagi (setelah hampir 5 hari bubur lagi bubur lagi, teh manis anget+biskuit tiap jam sekali).

Pas nanya sana-sini ke temen-temen dokter di sekolah Istiqlal, memang kalau maag itu lumayan lama hilang muntahnya, karena akan sembuh berangsur-angsur, sedikit sedikit….

Sungguh saya tidak tega melihat mereka kesakitan meringkuk di kasur saat perut mereka terasa sakit…saya tak tau harus melakukan apa…hanya bisa mengelus perut mereka sembari sesekali memeluk…

Bagaimana dengan Syafa? Alhamdulillah, sehat, meski ikutan kompak nggak masuk sekolah dan ikutan makan bubur juga.

***

Saya : ‘Emang kalau dipeluk/dielus perutnya sakitnya ilang ya?’

Mereka : ‘Ya gitu deh…nggak ilang sih mah, cuman ya jadi lumayan gitu deeehhh!’

(rasanya ini tidak bisa masuk dalam kategori *manja* kan? Ini hanya soal ‘Tali Rasa’)

***

Syafa : “Yah, aku nggak masuk sekolah ya, soalnya aku sayang sama kakak dan abang, aku mau menemani saat mereka sakit”

(meski ada saja alasan untuk nggak masuk sekolah, dalam hatiku yang terdalam, aku seperti diingatkan olehnya, bahwa persepsi sayang menurut anak-anak salah satunya adalah “MENEMANI” hiks….tiba-tiba saja aku merasa galau…rasanya setiap ibu bekerja pasti pernah merasakan ‘galau’ku kali ini)

***

Kakak : Enak juga kalau mama nggak kerja ya…bisa menemin kita di rumah. Kalau menurut adek gimana dek?

Adek : Kalau aku nggak mau kalo mama di rumah, soalnya mama jahat! Aku ga boleh makan vita**m, ga boleh permen. Enakan nenek aja yang nggak kerja, kalo sama nenek kan aku diajak beli permen, es krim, sama vita**m, gitu kak…

(hehehe, lucunyaaaa denger mereka diskusi)

***

Bagaimana dengan hari ini? Anak-anak semangat ke sekolah, sayangnya…hiks…kok saya jadi malas ngantor yaaaa….😉

Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, belajar dari anak-anak, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

6 Balasan ke Saat mereka sakit !

  1. bundamahes berkata:

    hmmm… dilema ibu pekerja ditinjau dari sudut pandang berbeda😦

  2. amirul berkata:

    itulah yang harus dihadapi mereka mau tdak mau..

  3. Lidya berkata:

    hihihi sudah pintar ya si ade. pascal kalau makan Vita**am suka langsung batuk mbak, kadang panas juga. kalau kecolongan ada sodara yang ngebeliin susah juga.
    semoga skr sudah sehat lagi ya

  4. Dear

    hhhmmmsss emang kalo masalah makann kudu hati2 bin waspada….. jangan ampe sampe kejadian yang dinyatakan diatas…. udah hampir lewat…. wahahhh bisa pingsan deh…. mendengar statement kayak begitu…. bai de wei…. be careful aja dengan lifestyle and pola makan…

    NB. gw suka dengan background lagu pada blog ini…… ini lagu siapa ya……

    regards,
    … Ayah Zahia …

  5. Wah alergi kopi cappucino sekeluarga, sekarang alergi soft drink? Alergi kok yg enak-enak? Hehehe…

    Syukurlah anak2 baik2 saja. Semoga lekas sembuh ya?

  6. Imelda berkata:

    waduh kok bisa parah begitu ya?
    Aku malah kalo anak-anak sakit, akunya yg mau peluk mereka sambil tidur. (Mereka tidur di atas ku) Rasanya aku yang jadi tenang, bukan mereka hahaha.

    imelda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s