Finish : Tantangan 30 Hari Klub Oase

Senang sekali berteman dengan orang-orang yang selalu penuh semangat, sepertinya saya selalu kesetrum oleh semangat mereka, selagi ada kemauan yang kuat untuk berusaha, kamu pasti bisa!

Akhirnya, selesai sudah tantangan 30 hari dari Klub Oase untuk mendokumentasikan kegiatan anak-anak. Senang? Tentu saja,…meski kegiatan itu menyisakan banyak PR pribadi buat saya.

Awalnya sedikit pesimis bisa menyelesaikan tantangan karena ada aktivitas mudik yang harus kami jalani di minggu terakhir Agustus.

Sebenarnya bukan hanya mudik yang menjadi alasan, masih banyak alasan lain, selain ibu dari 3 anak yang semuanya bersekolah (usia 4, 8, 9 thn) bekerja dari jam 07.30 s.d. 17.00, tidak menggunakan jasa asisten RT, kegiatan ini juga bertepatan dengan datangnya bulan Ramadhan (para mama biasanya sibuk memikirkan menu buat berbuka dan sahur, terutama untuk putra-putrinya yang sedang belajar berpuasa).

Tentu saja saya membandingkan dengan peserta lain yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, mereka mendokumentasikan kegiatan anak-anak dengan sangat bagus, baik dari segi kualitas kegiatan, dan segi pendokumentasiannya. Kebanyakan dari mereka, anak-anak-nya ‘homeschooling’ sedangkan ke-3 anak saya bersekolah di Madrasah Istiqlal, pendokumentasian yang bisa dilakukan juga hanya dari kamera HP, karena hanya akses ini yang memudahkan proses unduh ke FB J (Intinye siiihhh…. sempet keder sama peserta lainnya).

Sebenernya, saya kadang mendokumentasikan kegiatan anak, tapi tidak setiap hari, baik di Fb maupun di blog, dengan tanpa beban terlintas dalam otak “akan saya kerjakan semampu saya, yang penting saya harus mencoba”. Bagi saya, ini adalah kesempatan menjadikan ajang buat melatih konsistensi diri sendiri.

Sedikit kilas balik, kenapa bergabung dalam Klub Oase tidak lain adalah adanya kesamaan tujuan dan visi dari Klub Oase, yaitu “memberdayakan keluarga-keluarga Indonesia dan memperkuat kapasitasnya agar mampu menyelenggarakan pendidikan dan pengasuhan (parenting) berbasis keluarga berkualitas”

Pas inget lagi soal visi tsb…saya langsung semangat lagi, saya ingin berbagi dan menggugah semangat teman-teman (para mama bekerja yang sama sikonnya dengan saya), bahwa bahwa banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak-anak yang sebenarnya adalah pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Apalagi di era BB-saat ini, hampir semua mama punya BB, jadi bukan menjadi masalah serius browsing berbagai kegiatan pembelajaran.

Dengan mengikuti kegiatan tantangan 30 hari Klub Oase, munculnya foto-foto kegiatan semua peserta yang diunggah di FB banyak dilihat oleh teman-teman baik sesama peserta maupun bukan peserta. Awalnya bisa jadi karena penasaran, lama-kelamaan memang sengaja mencari ide kegiatan buat anak-anak. Sungguh membahagiakan mendengar bahwa kegiatan tsb berhasil menggugah semangat beberapa rekan-rekan kerja saya J (sedikt sedikit, lama-lama menjadi bukit…tak langsung kelihatan sekarang, tapi entah suatu saat nanti…insya Allah bermanfaat bagi semua).

Satu lagi hal yang menakjubkan…saya jadi tertantang untuk belajar membuat scrapbook, bahkan bukan hanya saya, tapi Rahma dan Rafif juga tertarik untuk belajar membuat scrapbook menggunakan photoshop/adobe illustrator. Orangtua mana yang tidak bahagia melihat antusias belajar mereka timbul dari mereka sendiri? Menjelang mudik, saya lebih sering menggunakan photoscape untuk pendokumentasian kegiatan anak-anak, karena penggunaannya lebih sederhana, tentu saja hasilnya jauh kalo dibanding photoshop/adobe illustrator. Tak pernah membayangkan sebelumnya kalo saya ternyata juga bisa membuat scrapbook, pastilah ini sangat mengesankan buat saya pribadi. Terimakasih kepada teman-teman yang sudah berbagi link yang berkenaan dengan belajar membuat scrapbook, bahkan dengan sabar menjawab pertanyaan dari saya saat mulai belajar.😉

Momen mendokumentasikan kegiatan anak adalah momen yang sangat luar biasa. Senyum bahagia anak-anak saat mama sibuk memotret kegiatan dan hasil karya mereka, apalagi mereka tahu kalo mama memasukkan foto tsb ke blog dan FB, anak-anak merasa sangat senang kegiatan/hasil karyanya diapresiasi oleh mama dan ayah. Lama kelamaan, malah mereka sendiri yang minta diberi kesempatan untuk memotret dan membuat kolasenya sendiri. Kadang mereka minta melihat foto kegiatan peserta lain di FB Klub Oase saat ingin merencanakan kegiatan.

Hal lain yang didapat adalah terbentuknya jalinan benang pertemanan baru dengan sesama peserta dari berbagai kalangan, kota, bahkan negara lain.

Pendokumentasian memang tetap terus berjalan, tapi rupanya ada kendala (waktu dan koneksi internet) untuk menerbitkan ke FB. Jadilah saya merapel foto kegiatan seminggu sekali. Ada juga yang sempet bikin heboh, ada beberapa foto yang ‘tidak bisa di-upload’ sampai akhirnya saya tanya sana-sini dan Alhamdulillah akhirnya sukses juga foto itu nongol di FB🙂

Buat teman-teman yang masih melengkapi tantangan ini (karena banyak juga yang hari mulainya menyusul), tetap semangat ya…(halangan terberat adalah menjaga semangat dalam diri sendiri) Semoga teman-teman berhasil menyelesaikan tantangan ini.

Lalu apa PR buat saya??? Akan terus membuat dokumentasi kegiatan anak-anak setiap hari, melaksanakan satu hal yang sudah lama terlupakan, “membuat jadwal kegiatan anak”…hiks…baru menyadari sudah lama banget nggak bikin jadwal. Dulu kami terbiasa membuat jadwal kegiatan (tentu saja sifatnya fleksibel), hingga kami bisa mempersiapkan segalanya (bahan, materi, peralatan) agar kegiatan pembelajaran bisa optimal. Kami terlena dengan kemandirian anak-anak yang sudah bisa menyusun kegiatan sendiri, hingga kami jarang melakukan penjadwalan, jadi saat anak-anak tidak ada ide, kami sering kebingungan mau berkegiatan apa…

Terimakasih Klub Oase…apakah akan ada tantangan tematik (sains, seni, craft, cook, resensi, field trip, menulis)…..???

Dapet tanda mata dari Klub Oase….tetap semangat!!!

Pos ini dipublikasikan di Anak-anak, belajar dari anak-anak, kuis, Mama, Umum. Tandai permalink.

5 Balasan ke Finish : Tantangan 30 Hari Klub Oase

  1. Aar berkata:

    Selamat ya mbak Devi utk keberhasilan perjuangannya mendokumentasikan kegiatan anak2. Saya suka spirit yang dibawa mbak Devi, walaupun ada kendala2 sbg orgtua bekerja. Justru, dengan semua kendala itu menjadi kekuatan tersendiri bahwa orangtua bekerja pun bisa melakukan hal2 berkualitas utk anak2nya.

  2. ayahyudhistira berkata:

    Mama Yudhistira memang HEBAT

  3. mamaray berkata:

    salut Mbak…
    Mba devi hebat…!!

    semoga semangatmu menular padaku…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s