Hari ke 28-30 : Belajar di Perjalanan Mudik

Kalau sudah berkumpul, anak-anak cowok sibuk sama PS-nya.

Perjalanan dari Semarang ke Purbalingga, kami mampir ke Candi Gedong Songo. Ternyata untuk jalan ke candi satu ke candi lainnya, lumayan capek…(atau karena lagi puasa ya?). Oleh karena itu, kami memutuskan naik kuda untuk menjangkau candi-candi dan sumber air panas yang ada di kawasan tsb. Ini kali pertama saya naik kuda…sereeemmm banget medannya. Anak-anak sih kelihatan santai-santai saja.

Perjalanan dari Purbalingga ke Boyolali, kami melewati tempat pembuatan batu bata. Kami sempat untuk melihat proses pembuatannya, sampai akhirnya anak-anak pengen ikutan bikin. Baru tau juga, ternyata batu bata itu dari tanah biasa yang dicampur abu 🙂

Kami juga menyempatkan mampir ke Kawasan Wisata Dieng (ini pertama kalinya buat saya, yang sudah hampir 35 tahun selalu wira-wiri melewati jalur tsb tanpa mampir). Melihat keindahan Telaga Warna suasana hati jadi adem, ditambah lagi hawa yang dingin sejuk, membuat badan jadi segar. Di Kawah Sikidang Dieng, anak-anak sibuk mencari batu belerang untuk dibawa pulang, dijadikan oleh-oleh buat teman-teman…siapa mau???

Alhamdulillah…selama perjalanan bersilaturahim ke rumah saudara banyak informasi baru dan pembelajaran yang sungguh menarik buat anak-anak. Semoga bermanfaat ya nak….

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Kakak Rahma, kunjungan, Syafa, wISATA. Tandai permalink.

11 Balasan ke Hari ke 28-30 : Belajar di Perjalanan Mudik

  1. Puteriamirillis berkata:

    mbak devi pu ucapkan maaf lahir batiinn ya…
    wah anak2 sambil mudik juga dapat ilmu bermanfaat ya mbak,…
    mbak ikutan sharing pernikahannya yuk…http://puteriamirillis.blogspot.com/2011/08/blog-quiz-story-pudding-for-wedding.html

  2. Agung Rangga berkata:

    itu cara bikin foto yg digabung2 gitu gimana kak? pakai software apa? 😀

  3. Imelda berkata:

    heheheh naik kuda itu emang ngeri awalnya. Biapun udah berkali-kali naik kuda, rasanya masih lebih aman naik motor deh. Soalnya jarak dengan tanah kan lumayan tinggi tuh.
    Mudik + belajar = asyik deh.

    EM

  4. nh18 berkata:

    Dhieng ? … wah yang teringat adalah bau belerangnya …
    saya kesana waktu SMP kelas 3
    setelah itu belum pernah kesana lagi

    Salam saya Bu

  5. Asop berkata:

    Bicara tentang anak2, saya bersyukur sekali lebaran kali ini sangat menyenangkan buat saya.
    Entah kenapa tiba2 saya jadi disenangi oleh anak kecil. Keponakan2 saya dan juga sepupu2 saya yang masih kecil (balita dan SD) suka nempel ama saya. Saya gak mungkin nolak dong, dan jadilah saya tempat pelampiasan mereka. 😆
    Jadi objek pukul, cubit, tendang, dan kuda-kudaan ternyata menyenangkan juga. 😀 Tapi tak semuanya nakal, kok. Ada juga yang senang bermain mobil2an dan orang2an. Saya ladeni. 😆

  6. mandor berkata:

    wah ada belerang … ada belerang. (mau tapi malu)
    Belajar sambil bermain adalah memasuki dunia anak-anak. Menanamkan sesuatu dengan cara mereka pasti akan lebih mudah masuknya

  7. mandor berkata:

    Halah pake disandera sama aki-aki 😦

  8. gusngger berkata:

    Met idul fitri, maaf lahir batin.
    Salam untuk seluruh anggota keluarga.

  9. Lidya berkata:

    asyik ya mbak ke Lio lihat cara bikin bata

  10. susisetya berkata:

    aku pengen loch mbak ke dieng, tapi kapan yach…? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s