Hari ke-16 : Pengalaman melihat kebakaran

Kemaren pas jemput anak-anak di Masjid Athaibin, kami semua dikagetkan oleh pandangan orang-orang ke arah asap berasal dari bagian belakang masjid. Sekilas sempet terlihat kalau anak-anak ada di bawah, teras masjid.

Hiks…kami (hari itu saya, Riri, Yani nebeng di mobilnya Riri) langsung panik, tak sabar menunggu keluar dari mobil, gimana nggak panik, tempat anak-anak berkegiatan kan di lantai 2 bagian belakang, pas mobil berhenti, langsung deh lari…sementara itu Syafa ikutan berlari sambil menjerit dan menangis memanggil kakaknya…*tambah panik aja deh*

Lega rasanya melihat anak-anak berkumpul duduk di depan masjid, meski Rahma dan Naura masih menangis, panik karena melihat api dari kaca lantai 2. Kakak Dhiya yang tadinya nggak nangis, begitu melihat mamanya datang langsung deh terisak. Anak-anak sangat cemas, takut api membakar masjid…

Sebenarnya api itu asalnya dari sampah yang dibakar tepat di belakang masjid (di luar area masjid) tapi orang mana yang tak panik kalau melihat apinya terlihat sampai ke lantai 3 ? Rupanya di lantai 3 malah ada sesuatu yang sempat sedikit terbakar.

Pelan-pelan api mulai dipadamkan oleh orang-orang yang ada di sekitar Masjid. Berbeda dengan para muslimah, anak muslim malah pada asik melihat proses pemadaman dan ikutan riweh tanpa panik….

Sore tadi jadi pengalaman yang tak terlupakan buat anak-anak, juga buat kami semua…semoga tidak membuat mereka trauma terhadap api…

Pesan moral *hati-hati jika membakar sampah saat musim kering seperti sekarang ini, karena angin akan membawa api sampai ke pohon dan api membesar*

Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

2 Balasan ke Hari ke-16 : Pengalaman melihat kebakaran

  1. Asop berkata:

    Musim berangin, hati2 bakar sampah.ūüôā

    *emang ada musim berangin?*:mrgreen:

  2. chocoVanilla berkata:

    Aduuh, untung ora popo ya, Jeng. Wis entek atiku le mbayangkeūüė¶

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s