Orang Sawah *dalam kenangan*

Sawah……

Tempat bermain,

Tempat belajar banyak hal tentang kehidupan…..

Pertama kali dapat tanggungjawab besar urusan perut orang

mungkin sepele sekali, tapi tidak buatku…

Pertama kali aku merasa dihargai, dinantikan, dirindukan!

Saat tangan mungilku bersusah payah membawa 2 sampe 4 set rantang berisi makanan,

Saat tangan mungilku membawa buku catatan untuk mencatat hasil jerih payah mereka,

Mereka selalu tersenyum dengan pancaran binar mata yang tak mungkin kulupa.

Saat mereka menikmati apa yang kubawa….

makan mereka begitu lahap…tak peduli apa lauk pauknya…

memeluk erat anak-anak yang menjemputnya saat hari menerima upah…arrgghh…sungguh mengharukan.

Saat itulah aku mulai terusik…

terhantui rasa ingin berbagi,

terhantui rasa bersalah karena tak kunjung mensyukuri nikmat makanan yang aku terima,

terhantui rasa ingin membahagiakan mereka…

Entah ide dari mana, sejak itu…

mulut mungilku selalu berbicara tentang apa saja pada mereka…

mereka memperhatikan dengan tulus apa yang kuucapkan, meski aku tak yakin apakah mereka mengerti soal hapalan belajarku itu, soal aku yang sedang bersiap ikut lomba pidato, atau soal bicaraku yang kadang ngelantur nggak karuan…

lagi-lagi, senyum mereka melihat tingkahku membuatku begitu bahagia…

10 tahun berlalu…saat kurindukan mereka, aku akan mendatangi mereka…

20 tahun berlalu…masih saja sama…

30 tahun berlalu…masih saja sama…

hanya saja, ada satu yang membuatku sedih….

aku bukan pelajar lagi, sementara mereka masih saja menjadi orang sawah.

***orang sawah, terimakasih menjadi bagian dari hidupku***

*********

Gara-gara nguping cerita mamahku ke anak-anak soal kebiasaanku berpidato di depan orang sawah, tiba2 aku merindukan mereka lagi…..

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Mama. Tandai permalink.

11 Balasan ke Orang Sawah *dalam kenangan*

  1. Lidya Fitrian berkata:

    nguping belum tentu berakibat jelek ya

  2. niQue berkata:

    berarti kadang2 boleh aja kali nguping ya? šŸ˜€
    eh ato karena yang nguping udah gede, maka gpp?

    wlo dulu lahir dan besar di kampung, sayangnya saya tidak punya momen sendiri dengan orang2an sawah šŸ˜¦

  3. Asop berkata:

    orang-orangan sawah? Scarecrow? šŸ˜€

  4. nh18 berkata:

    Pidato didepan orang-orangan sawah ?
    yiiihhhaaaa …
    tak terbayangkan …

    salam saya Bu Devi

  5. AL berkata:

    Orang-orangan sawahnya suka meluk? Hiiiy…

  6. tutinonka berkata:

    Orang sawah? Maksudnya orang-orang yang bekerja di sawah, atau orang-orangan yang dipasang di sawah? Mestinya para pekerja ya, wong dibawain rantang … šŸ™‚
    Soal dibawain rantang, aku juga mau lho Devi … šŸ˜€

  7. Orang sawah atau petani?

  8. mamaray berkata:

    wah… masa kecilmu sungguh indah, Mbak… masa kecilku juga indah, meskipun orangtuaku bukan petani tapi aku kadang main2 di sawah dan di kali….

    yang aku khawatirkan, anak2 kelak merasa masa kecilnya (sekarang ini) kurang indah… ihiks…

  9. gusngger berkata:

    Sawah menjadi barang mewah!

  10. Ann berkata:

    Abis baca jadi ingat kampung.. šŸ˜¦
    *langsung ngajuin cuti lebaran*

  11. Efid berkata:

    wah, blognya inspiratif banget,….
    salam dari gedung sebelah,… šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s