Berkunjung ke Galeri Nasional

Kami sedang melirik Galeri Nasional sebagai salah satu tempat untuk pembelajaran anak-anak.

Baru Sabtu kemaren kegiatan ini terealisasi. Sebelumnya kami pernah berencana ke sana namun ternyata tutup. Alhamdulillah kali ini sukses alias tidak tutup 🙂

Gambar inilah yang membuat kami tertarik, dalam bayangan kami, pasti ada kaitannya sama pemanfaatan limbah. Ternyata, memang tema pameran kali ini adalah tentang seni dan lingkungan hidup.

Pengertian SIN CITY sendiri, dibangun dari proses pembacaan bebas atau melalui tafsir “allegorical” terhadap komik bergenre noir milik Frank Miller era 90-an di AS  yang menarasikan kota yang dihuni para  pendosa (kriminal) dan kebal hukum. Para penghuni kota di eksibisi ini diinterprestasikan oleh perupa sebagai “semua orang” bertanggung jawab terkait (dosa) masalah sampah dan makna konotatif tentang “sampah yang lain”  di masyarakat kosmopolit urban.

Pas sampe sana, anak-anak langsung takjub melihat mahasiswa-mahasiswa yang sedang sibuk menggambar Gedung Galeri Nasional dari berbagai sisi. Melihat gambar satu persatu  rupanya mengasyikkan buat anak-anak. Tentu saja Rafif mengeluarkan kelihaiannya bertanya dengan pertanyaan yang  jawabannya susah-susah, kadang juga lucu….tak heran jika kadang pertanyaannya membuat para mahasiswa ini ‘ngakak’.

Banyak karya seni yang dibuat dari barang-barang bekas. Alhamdulillah, anak-anak sangat tertarik dan dapet ide baru untuk pemanfaatan barang bekas yang ada di rumah.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

***

Sampai di rumah, abang Rafif duduk di teras, ditemani kertas dan cat air…..ternyata membuat gambar rumah tetangga tampak samping 🙂

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, Kakak Rahma, pERJALANAN, Syafa. Tandai permalink.

19 Balasan ke Berkunjung ke Galeri Nasional

  1. ahsanfile berkata:

    Boleh juga neh idenya…
    dirumah banyak kardus bekas, bungkus sabun, bungkus odol dan lainnya…

    **jadi ingat jaman dulu, kegiatan kaya gini dijuluki kreatif = kere aktif

  2. gusngger berkata:

    Wow…info yang menarik.

    Kalau nonton filmnya sin city kayanya banyak adegan kerasnya.

  3. Imelda berkata:

    KEREN!!! Riku pasti suka banget diajak ke sana. Galeri Nasional ya? sampai kapan ya? Aku mudik Agustus masih ada ngga ya?

    EM

  4. nunik berkata:

    waaah…jadi tertarik nih pengin ke sana.
    Tapi udah selesai tgl 17 April ya…

  5. ummurizka berkata:

    bagus banget, daur ulang barang bekas menjadi kreasi yang memikat. Kuncinya asal ada kemauan ya mbak..

  6. Orin berkata:

    Wah…jadi stimulasi anak2 untuk kreatif nih mba Dev, bagus ya..

  7. nh18 berkata:

    Galeri Nasional
    Medan Merdeka Timur

    Catet

    Salam saya Bu

  8. umiabie berkata:

    boleh juga tuh, sangat krativ.. salam kenal..

  9. Iksa berkata:

    Aduh aku kok nggak ngeh bahwa ada Galeri Nasional … apa di museum gajah juga Mbak Devy …

  10. Lidya berkata:

    jalan2 penuh ilmu ya bagus untuk anak2.pingin ah kapan2 kesana ajak pascal

  11. arcello berkata:

    waaah…
    boleh juga neh….artikelnya
    sangat inspiratif untuk mengisi kegiatan weekend bersama keluarga
    ngga hanya melulu jalan2 ke maal….

    salam
    http://ayahkuhebat.wordpress.com

  12. mama-nya Kinan berkata:

    TFS bun..sangat bermanfaat ..berkreasi dengan barang bekas, melatih kreatifitas.. Hmm enaknya yah bun tinggal dijakarta banyak tempat yang bisa kita kunjungi untuk melatih dan mengasah kreatifitas anak 🙂

  13. Nchie berkata:

    senengnya yang jalan2 ke galeri..
    anak2pu senneg banyak ilmu yang di dapet..
    ono opo wae Mba critae yo..

  14. Ahmad berkata:

    Bagus – bagus ya kreasinya..

  15. Ann berkata:

    Robot ember bekasnya bisa jalan ya
    Keren

  16. monda berkata:

    biasanya pameran lukisan aja nih di sini,
    perlu dicatat nih programnya

  17. Prima berkata:

    wuakakakaakka… kira2 aku kalo ketemu rafif ditanya apaan ya mbak?

    seru ya ide2nya… inspiratif buat anak2…

    • Devi Yudhistira berkata:

      Ditanya : Om…om…itu kamera harganya berapa? flashnya tipe apa? kalo topinya beli di mana? terus sepatunya? om kalo pergi selalu pake ransel ya, emang kenapa om?
      yang terakhir…om om, anaknya berapaaaaa????
      (*aku bakalan ngakak deh, skak-ster dari rafif buatmu*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s