Berpikir sejenak…

“Suatu hari nanti kau pasti paham. Boleh jadi pula kau punya pendapat lain. Itu sah-sah saja. Tapi yakinlah, membicarakan orang lain, menggunjingkan orang lain, itu sungguh tidak elok padahal kau memilih untuk tidak terlibat dalam prosesnya. Dan lebih jahat lagi, ketika seorang pemimpin telah terpilih, kau justru lebih asyik memperoloknya dibandingkan membantunya bekerja. Bahkan binatang buas lebih pantas memperlakukan pemimpin kawanan mereka”

***

Ini soal Pemilihan Kepala Kampung, yang dituliskan oleh Tere Liye dalam buku Burlian : Serial Anak-anak Mamak. Dikisahkan ada seorang kaya raya, Sohar,   yang tiba-tiba pulang kampung menjelang musim pemilihan, dan menjual suara, dengan berbagai cara. Hampir semua orang menggunjingkannya, namun diantara mereka juga tak ada yang mau mencalonkan diri.

***

Sungguh saya sedang tertegun , berhenti sejenak membaca, lalu memikirkan kalimat tsb, dan menuliskan di sini.

***

Judul Buku : Burlian : Serial Anak-anak Mamak

Pengarang : Tere Liye

Penerbit : Republika

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Buku, Mama, Umum. Tandai permalink.

10 Balasan ke Berpikir sejenak…

  1. indahnyahidupku berkata:

    “Bahkan binatang buas lebih pantas memperlakukan pemimpin kawanan mereka”

    bheu…dalem banget,,,
    tapi emang bener mba…terkadang memang berbicara di belakang…lebih mudah.. :mrgreen:

    mudah mudahan kita terhindar dari hal hal yang demikian..amien..

  2. nh18 berkata:

    Dan lebih jahat lagi, ketika seorang pemimpin telah terpilih, kau justru lebih asyik memperoloknya dibandingkan membantunya bekerja

    hhhmmm …
    saya mikir lama juga

    salam saya Bu

  3. mamaray berkata:

    waduuhh…
    hm…
    heheh…

  4. rully berkata:

    🙂
    tapi rakyat punya tugas untuk meluruskan dan mengingatkan pemimpinnya ketika sang pemimpin melenceng dari apa yang telah digariskan, melenceng dari tuntunan…
    ketika suara telah dikumandangkan, ketika protes telah dilayangkan, apalagi yang dapat dilakukan oleh rakyat biasa kecuali berkeluh kesah lalu melanjutkan hidupnya sendiri? Semoga setiap kita yang sadar, membawa kebaikan bagi sekitar kita. semakin banyak yang membawa kebaikan, semakin dekat kebaikan bagi bangsa ini tiba 🙂

  5. f4dLy :) berkata:

    bukunya bagus tuh…
    salam kenal yah dariku.
    aku ajak untuk mampir di rumah persahabatanku
    http://f4dlyfri3nds.blogspot.com

  6. Kakaakin berkata:

    Loh… jadi ikutan mikir juga…
    Hmmm… 🙄

  7. bundadontworry berkata:

    kalimat yang benar2 membuat kita langsung merenung nih, Devi
    *ikut merenung*
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s