Matematika Kreatif Mempertemukan Kami

Bertemu langsung dengan teman-teman blogger ternyata sungguh menyenangkan.
Dulu, saya bahkan tak pernah kepikiran bahwa suatu saat bakalan ketemu langsung dengan teman di dunia maya.
Aktivitas di dunia maya memang menjadikan kita serasa dekat…kalau bertemupun serasa sudah kenal lama, akrab, tak peduli orang penting, orang terkenal, pejabat, atau apa aja deh….berasa enteng aja.
Bayangin aja, di dunia nyata, kalo saya ngebayangin bakal ketemu pejabat….sekelas kepala kantor aja sudah bikin cemas gak karuan, apalagi tingkat eselon di atasnya lagi….

Jadi pengen cerita tentang kopi darat ‘pertama kalinya’ dengan teman blogger. Bisa dibilang karena kata kunci “matematika kreatif”-lah kami bertemu. Acara kopi darat kami pun serius…eh, bukan serius sih, apa ya tepatnya…..tak pernah lepas membicarakan soal matematika dan bagaimana cara anak-anak bisa menemukan jawaban lewat berbagai macam permainan, tentu saja kami membahas soal permainan matematika apa yang bisa dilakukan di rumah, hal ini penting banget buat kami…secara, Rahma dan Rafif belum rajin ngerjain soal.

Kopi darat pertama kalinya Pebruari 2009 di Training of Trainer Matematika Kreatif di CELTC Pondok Gede. Berkesan banget kan? hehehe….pasti lah….kesannya adalah ‘puyeng’ , maklum lah setelah sekian lama ga pernah ngerjain soal matematika, tiba-tiba suguhannya adalah soal matematika…dengan pemecahan soal yang simple, ga sesulit yang dibayangkan. Coba dari dulu ketemunya, pastilah UI dan ITB bakal jadi kampus saya….qiqiqi….

Pak Angger

Agus Nggermanto, lulusan Teknik Elektro ITB, yang sekarang berprofesi guru matematika, dosen kreativitas dan inovasi, trainer, penulis beragam buku best seller, Pendiri APIQ. Salut banget deh, perasaan tiap ketemu, ada saja deh buku tulisannya yang baru terbit….Pak Angger ini orangnya cool, sederhana, penuh pertimbangan dalam segala hal. Salah satu yang kami pelajari adalah soal bagaimana kita tidak grusa-grusu dan harus ‘konsisten’ jika ingin mendapatkan manfaat optimal 🙂 . Bertemu beliau, tak ada beban…tentu saja selalu ada diskusi menarik. Ya, maklum dunia kami jauh berbeda, pak Angger seorang akademisi…kami adalah PNS hehehe….

Mbak cicik

Dalam setiap pertemuan kami, tak ketinggalan hadir pula ibu Cicik Cahyarini, Ibu Direktur APIQ. Perempuan hebat yang saat ini dipercaya menjadi ibu dari 5 putra dan putri yang semuanya jago matematika. Bisa dibayangkan, jika 2 orang ibu bertemu…pastilah ga jauh curhat soal anak-anak…awalnya sih cuman seputar bagaimana mentemakan matematika dalam kehidupan sehari-hari, lama kelamaan diskusi soal lainnya juga…termasuk soal peluang bisnis 🙂

 

Mas Fajar

Fajar Surya A, lulusan Trisakti yang sangat ulet. Meskipun pendidikan formalnya bukan di bidang pendidikan, tapi partisipasinya dalam mencerdaskan anak bangsa patut diacungi jempol….Kami dibuat bengong karenanya…bagaimana tidak, mas Fajar ini memiliki beberapa lembaga pendidikan. Hebatnya, tidak semata-mata bisnis, tapi tetap memperhatikan rambu-rambu dari sisi psikologi anak didik. Pertemuan kami dengan mas Fajar juga karena matematika kreatif. Kami sama-sama melangkahkan kaki ke APIQ.
Salah satu hal yang kami kagumi, di usianya sekarang, mas Fajar mampu memimpin lembaga pendidikan, meski jatuh bangun, tetap eksis dan terus semangat. Gesit sekali usahanya, sebagai Master APIQ Jakarta, berhasil membuka lebih dari 10 cabang APIQ dalam satu tahun. Kami belajar, berani berspekulasi dalam menjalankan sebuah usaha, serta totalitas dalam menjalankannya. Jiwa wirausahanya patut dicontoh. Saat ini bahkan sudah merambah ke toko online, webnya Usaha Ayah Untuk Anda. Alhamdulillah, Rahma dan Rafif ikutan nebeng belajar wirausaha dari mas Fajar ini. Mereka bahkan diijinkan belajar membuat PIN yang dipesan oleh teman-teman di sekolah. Rencananya, mereka akan belajar menjual kaos yang didesain sendiri dan berbagai macam souvenir lainnya.

Yudi Kristanto (ini mah suami saya), lulusan Prodip Bea Cukai yang justru sangat konsen dengan pendidikan anak-anak. Hobynya membahas soal matematika, dan membuat berbagai macam alat peraga untuk belajar anak-anak. Saat ini ayah Yudi juga menjadi guru matematika di sebuah SMP non formal, yang menjadikannya semakin kreatif mencari cara bagaimana agar matematika mudah dipahami oleh anak-anak yang sekolah gratis saja males-malesan. Ayah Yudi ini hebat dan kreatif! Berkat ketelatenannya, banyak barang bekas yang disulap jadi mainan anak-anak dan alat peraga . (wedew…setengah mati ngacak-acak file nyari foto ayah yudi, belum dapet, nanti menyusul ya….)

Alhamdulillah sampai dengan saat ini kami rutin bertemu, setidaknya sebulan sekali (tapi seringnya sih lebih dari sekali), kadang di Jakarta kadang di Bandung. Kopi darat, sekaligus belajar 🙂

Ada yang mau bergabung?

***

To Pak Angger, Mbak Cicik, Mas Fajar, …semoga silaturahmi kita tetap terjalin mesra ya….sukses selalu. (Cara kami menyebut satu sama lain tetap sama, padahal ternyata kami semua adalah sebaya 🙂 )

***

Oya, Sabtu kemaren, kami ketambahan satu orang blogger Bandung, yaitu mbak Nchie….hehehe, jadi mbak, secara tidak langsung kita juga dipertemukan oleh matematika kreatif ya… senang sekali bisa bertemu mbak Nchie. Sayangnya ga sempat jalan kemana-mana ya mbak, lain kali semoga kita bisa muter-muter Bandung 🙂 Makasih banyak atas waktunya ya mbak…..

begini kira-kira suasananya kalo kami bertemu

***

Berita susulanbener-bener ga ketemu foto yang sendirian :), maklum kalo tukang foto kan ya ga pernah difoto 🙂

Oya, ayah Yudi ini juga hoby motret…saya dulu adalah bekas model dadakannya (arrgghhh…baru nyadar sekarang, jangan2 itu adalah alasan doang, bagian dari pedekate-nya ya….)

Mbak Nchie ternyata sudah bikin cerita pertemuan kami di Bandung.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di ayah, blogging, Mama, matematika, Permainan. Tandai permalink.

31 Balasan ke Matematika Kreatif Mempertemukan Kami

  1. Susi berkata:

    Wah, pertemuan macam ini lah yang bikin Susi habis pede-nya.

  2. fajarsurya1211 berkata:

    Terima kasih mbak Devi….secara pribadi saya sangat bersyukur bertemu dan berbagi dengan Keluarga Yudhistira yang ternyata sang Yudhistira layaknya nama dalam tokoh perwayangan, pas, cocok dan serasi. Banyak sekali yang dapat dipelajari di keluarga ini, dari bagaimana mendidik dan mengajarkan anak, bersikap kepada anak. Pokoknya udah seperti keluarga sendiri. Terutama dengan Mas Yudhi, asyik diajak tukar fikiran dan sangat kreatif tapi tetap idealis……Alhamdulillah masih ada orang yang seperti itu.

  3. nh18 berkata:

    setengah mati ngacak-acak file nyari foto ayah yudi, belum dapet, nanti menyusul ya….)

    Hahahaha …
    Suka gitu deh …
    Jagoannya di umpetin …

    Salam saya Bu Devi

  4. omiyan berkata:

    asyik pisan kayaknya, semoga saja ada menemukan rumus baru dalam memahami matematika secara singkat hahaha….. kadang nyesel kenapa jaman dulu badung ya jadinya kadang ga ngerti tentang matematik hehehe

  5. gerhanacoklat berkata:

    wowww keren banget
    dalam suasana kematematikaan yang kental gitu
    jadi pengen ikutan aku kak

  6. Nchie berkata:

    Hmm,..
    Tertarik banget,kapan2 ahh ikutan deh Mba…

  7. Nchie berkata:

    Waah senengnya aku dah kenalan loh ma orang2 yang jago matematika itu,..
    Sukses yaah..!!

  8. mylitleusagi berkata:

    dirimu hobi kopdare juga ya mbakkk
    aku kapan yak bisa kopdar bareng dirimu..
    tapi ajak para jagoan yakk

  9. Kapan2 ikutan ah… Lumayan bisa jadi bahan liputan vlog 🙂

  10. Prima berkata:

    Mbak, aku lho lelet di matematika, wkakakakkaka…. eh tapi kalo suruh ngitung lelet, kalo main di logika matematika, bisa..hehehehe…

    Seru pastinay bergabung dalam program begitu.. bermain sambil belajar, akhirnya foto sang jagoan di keluarin, hahahahahaha…. ^^ *aku baru pertama liat dengan jelas

  11. chocoVanilla berkata:

    Kalo diajak kopdar tentu aku mau. Tapi nek pake acara matematika aku malu hihihi….. Pas-pasan je…. 🙂

  12. melly berkata:

    mbaa.. aku paling lemah soal matematika..
    bener2 gak masuk otak. suka ngiri sama org yg jago matematika.

  13. apiqquantum berkata:

    Mantap…!

    Aku udah baca postingan ini senin belum ada komen.
    Hari ini … sudah sangat meriah!
    Acara APIQ berikutnya 19 Maret di Jakarta.

    Ayo gabung…!

  14. Ping balik: Eksperimen Matematika yang Menakjubkan: Luas Lingkaran = Luas Segitiga | APIQ: Anak Lebih KREATIF & Berprestasi

  15. ade hugosancez berkata:

    mathematika melatih kita akan kebenaran alam semesta..tuhan itu maha besar..adanya alam berarti adanya pencipta..math.membimbing kita akan kebesar tuhan

  16. rully berkata:

    kalo menurutku matematika itu mudah… tapi dengan cara yang konservatif. ketika ketemu matematika kreatif dengan alat2 peraganya, kok aku malah bingung ya… aku yang jadul banget atau kecerdasan spasial yang rendah ya… hiks…

  17. elvira berkata:

    bagai mana ibu guru dan bapak guru bisa mengajari anak-anak dengan baik
    dan pintar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s