Sungguuuuuh Aku

Mau tau sebuah rahasia??? Ini soal hati jek! (pelan saja agar si jeky kagag nengok gara-gara dikira manggil dia)

Ada seorang laki-laki yang sangat menawan, gantenge reeekk, pokoknya ganteng deh…dan dia membuatku jatuh cinta berat (setidaknya seberat badanku sekarang kali ya). Tak paham definisi jatuh cinta mana yang sedang kualami saat itu, apa sama dengan penyakit gilanya si Ikal, pemeran Laskar Pelangi itu, atau malah jenis penyakit gila yang nomornya bahkan tak terdefinisi saking aneh bin sumirnya kegilaanku.

Tiap hari, kuputer suaranya yang diam-diam kurekam dalam kaset. Suaranya yang kata orang biasa-biasa saja, tapi tiap ada kesempatan selalu kuputer lagi kuputer lagi. Gilaku membuncah! Satu kaset bolak-balik isinya hanya suaranya, tak ada yang paham denganku selain diriku sendiri. Ke toilet, kampus, belajar, termasuk aerobik selalu tak lupa walkman(why disebut walkman…mustinya walkwoman ?) di kantongin. Semua gerakan mulai pemanasan sampai ambil napas pake iringan yang sama….lebay banget kan aku???

Masih untung, rasa pengen nempelin foto di dinding bisa kutahan (meski gara-gara sebenernya adalah tuh dinding sudah penuh dengan bunyi keppres/kmk/perdirjen/juknis/peraturan lainnya yg kudu dihapalin, belakangan kutau itu semua adalah pembunuhan karakter, penipuan publik, kenyataannya semua ga perlu dihapal uuhhh, aku tertipu).

Tiap hari rasa kagumku semakin mendayu…sampai suatu saat aku dapat alamat rumahnya. Jemariku tak kuat berdiam diri, kuberanikan menulis surat, tanda perkenalan. Isinya biasa saja, formal. Ingin minta foto dan ingin bertemu. Tanpa babibu, kulayangkan tulisan itu ke rumahnya. Sebelumnya, agar terlihat tak biasa, kubuat sebuah strategi. Kali ini yang kupakai adalah strategi pemasaran…’produk harus unik, lain dari yang lain’ agar menarik perhatian konsumen. Susah payah berpikir apa iyg bakal unik, kuputuskan untuk membuka ransel, seperti yang dilakukan Dora biar ga tersesat,…jawabannya adalah Peta!!!! Di amplop kutempel saja fotonya, terus alamat rumahnya pake denah,kayak yang di undangan itu loh, TKP aku kasih gambar hati pake spidol merah, tak lupa kuselipkan panah di situ sekaligus penunjuk rumah TKP. Baru deh kumasukin ke bis surat.

Sejak hari itu, penyakit gilaku bertambah parah….hiks…bayangkan, tiap ada mobil bagus berhenti di depan kost, selalu kulongok, seraya berharap pujaanku itu sedang mencariku, ya…berharap amplop surat itu mencuri perhatiannya, lalu dia memutuskan untuk mencariku….mendatangi kost-ku sambil membawa bunga. Teman lain tentu saja heran bin bingung melihat kelakuanku yang sudah di bawah batas normal. Ah biarlah, mereka tak paham apa yang kurasakan…hati kecilku meyakini itu. Sekitar 1 bulan kelakuan anehku itu baru hilang.

Tak lagi memujanya, aku benar-benar kecewa berat (kali ini 3xlipat beratku hari ini). Hiks..dia mengecewakanku, sumpah, hatiku hancur berkeping-keping hingga aku kesusahan menatanya lagi. Hancurku itu bikin males kuliah, ga semangat, mengurung diri yang tak perlu (semakin nyata bedanya aku dan gayus ya…hihihi,gada hubungannya, maksa). Uring-uringan banget…apalagi waktu itu lagi heboh-hebohnya lagu ‘Cerita Cinta’ nya Kahitna, yang srring banget disetel kenceng2 sama cowok kost depan karena dia lagi berbunga-bunga-nya….si sirik menghampiriku membuatku membenci cowok depan kost yang ga salah apa-apa (kenal juga kagak).

Kubuang kaset suaranya itu! kubunuh perasaanku, yang kategorinya ga jelas banget, cinta atau gila. Hilangkah perasaan itu begitu saja? tidak kawan…sangat susah…susah sekali…hiks…aku patah hati! Sampai akhirnya, kutemukan laki-laki bergaya cool, dengan suara yang merdu, ahhhh kata-katanya selalu romantis pula. Tambah lagi dia selalu memainkan gitarnya. Meski ga ganteng, tapi itu ‘gueee banget’…’membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu! Api asmara yang dahulu’….(eh eh eh…kok jadi lagu kopi dangdut ki piye, maaf penontooonn…lo kok dangdut lagi).

Yah, begitulah kisah patah hati yang pernah kurasa dan alami. Sungguh kalo ingat aku selalu terpingkal mengingat kebegoanku itu. Tapi itulah yang kurasakan saat itu, kuakui penyakit gilaku agar beban di kemudian hari terasa ringan…kalian setuju kan kawan…?

*****

St, aku pernah 2 kali bertemu denganya…rupanya debar-debar itu masih ada, dia hanya tersenyum melihatku bengong memandangnya. Setelah dia berlalu, gantian aku yang ngakak ingat kisahku ini.

Hai…masih baca apa udah eneg? kalo eneg, klik langsung aja deh tulisan continue reding di bawah ini untuk langsung mengetahui siapa yang mencuri hatiku …

To : Ponco Buwono dan Andre Hehanusa….(kali-kali aja mereka baca tulisan ini Judul tulisan ini diambil dari syair lagunya, lagipula teks yang masih kuingat ya cuman kalimat itu. Lalu digantikan oleh Bidadari yang sungguh membuatku mabuk kepayang, haaahhhh??? ga kapok juga yak…)

*****

Kisah nyata yang diibuat fiksi…eh, atau fiksi yang didasari cerita nyata?

empat kali empat sama dengan enam belas,

sempat tidak sempat harus dibalas!

buah jeruk buah delima

tulisan buruk jangan dihina!

(2 pantun yg kutuliskan di akhir surat pertama yang juga surat terakhirku buatnya)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Fiksi-fiksi-an, iseng. Tandai permalink.

34 Balasan ke Sungguuuuuh Aku

  1. Wakaka… jangan lupa minum obatnya ya, Mbak.

  2. nh18 berkata:

    Maap ….
    Ini maap lho ya …
    Saya sekedar ingin bertanya …
    Ponco Buwono dan Andre Hehanusa itu siapa ya ???

    (huh … melengos)

    Salam saya

  3. nh18 berkata:

    BTW …
    Baru sadar …
    HARMONY – ESD itu … keren byanget …
    Ini mainannya Mas Dewo banget … Aku kenal touchnya … (hahaha sok tau …)

    Very nglanguuuttt …

    Salam saya

  4. alia berkata:

    aku baca tulisannya mba ini sambil senyum2 sendiri
    hehehe,,,lucu,,,

  5. bangauputih berkata:

    emak-emak dangdutan itu biasa ajah mba, hehe
    logi kopi dangdut emang keren kok,
    salam kenal mba,

  6. ysalma berkata:

    Bidadari,,, aku sempat keliyengan sama Andre justru disini mbak 🙂
    tapi ga sampe kena penyakit gila 😉

  7. Prima berkata:

    Ini mbak devi ya nulis? oh mi god… *ikutan jadi alay (-_-‘)

    Hahahahhaahaa…. jadi ceritanya begini jaman mudanya mbak devi? weleh2…. ndak jauh2… ndak jauh2 dari abg sekarang, gubrak! 😛

  8. rully berkata:

    hmmm,
    “heboh-hebohnya lagu cerita CInta”
    oooh, jadi tau di jaman kapan kau kuliah mbak heehehehehe….
    (emak emak niih…)

  9. rully berkata:

    btw, si POnco tuh cool colors bukan? “bila kuingaaat, senyum manismuuuu….”

  10. sakti berkata:

    berbakat jadi pelawak juga nih…
    walkwomannya masih ada? hehe, dah gak jamannya kaset2an sekarang…

    • Devi Yudhistira berkata:

      Berbakat? hehehe, bisa tambah gila aku mbok bilang berbakat…
      jangan kau bikin aku senyum2 sendiri lagi kawan!

      masih ada, tapi tetep walkman tulisannya, kaset cuman punya beberapa, susah banget nyarinya mas.

  11. mamaray berkata:

    glek..!
    ini Mba Devi yang nulis…?

    *mengamati gaya menulismu akhir-akhir ini*

  12. bingkie berkata:

    mam dev, kadang aku ngerasa, lagu bidadari jadi keren banged karena ‘kedorong’ juga sama klipnya yang keren abiz. doooh… dari dulu ampe sekarang, masih juga takjub ama klipnya andre hehanusa. apalagi yang pas syuting dengan latar belakarang langit biruuuuuu banged. konon, syutingnya bener2 pagi buta karena mo ngejar warna langitnya 🙂

  13. 103 berkata:

    sungguh, sakit gila memang bermacam-macam rupa….
    :mrgreen:

  14. jeepiid berkata:

    100% percaya itu pasti mbak lakuin doeloe
    wkwkwkwk…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s