Bagaimana pendapatmu, Nak?

Ketika Ismail beranjak remaja, Ibrahim AS berkata kepadanya,

“Wahai putraku, didalam mimpiku aku melihat bahwa aku mengorbankan (menyembelih) kamu. Bagaimanakah pendapatmu?”

***

Seberapa sering kita bertanya ‘bagaimana pendapatmu, Nak?’

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Mama. Tandai permalink.

8 Balasan ke Bagaimana pendapatmu, Nak?

  1. bundadontworry berkata:

    yah, memang seringnya kita selalu memutuskan beberapa hal yg melibatkan anak kita, tanpa menanyakan apa pendapat mereka ya Devy 😦

    Padahal melalui kisah Nabi Ibranim a.s. dan Nabi Ismail a.s. ini, Islam mengajarkan kita utk menghormati pedapat anak2 kita.
    Semoga kita mau dan mampu menjadi ortu yg meneladani sikap para Nabi ini ,amin
    salam

  2. Hiks…
    Harus diakui, seringkali kita sok tahu terhadap anak kita ya? Padahal kita perlu mengetahui apa yg dipikirkan & yg ada di benak si anak.

    Komunikasi memang harus berlangsung dengan baik.

    Salam

  3. nh18 berkata:

    Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail …

    Postingan ini sebagai pengingat saya Bu …

    Terima kasih ya Bu …

  4. mama nawwaf berkata:

    mbak devi, mama nawwaf niy.
    pas lg browsing2 nemu blog mbak yg buagus banget….
    ndaftar jadi pembaca setia ya mbak.
    btw, kalo anak baru 2 tahun gimana cara minta pendapatnya mb?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s