Syafa belajar baca

Subhanallah…setiap lihat abang dan kakak pegang buku, Syafa selalu minta kertas dan bilang ‘kak, aku juga mau belajar’

Kemaren Syafa juga pengen belajar. Kakak mencoba memfasilitasi keinginan Syafa. Mengamati cara mereka benar-benar sebuah kenikmatan yang luar biasa.

Syafa minta belajar pake leptop. Akhirnya Kakak Rahma menawarkan untuk menuliskan kata yang dipilih adek di sebuah kertas,

‘Mau tulisan apa dek?’

‘hu…jan’ jawab Syafa sambil memperagakan tangan dan mengucapkan dipenggal sesuai suku katanya.

‘Ini tulisan ‘hujan’ silakan adek ketik di leptop, cari huruf di keyboarnya ya’

‘…terimakasih kak…’ lalu sibuk menggerakkan jarinya menyusuri keyboard untuk mencari hurufnya…’kak, kok ga ada ya…gimana nih?’ mulai merajuk.

Setelah berpikir sejenak,  “Maaf ya dek…kakak lupa, harusnya huruf besar ya, soalnya di keyboard huruf besar semua..maaf, kakak lupa” dengan cepat kakak mengganti tulisan tadi menjadi HUJAN.

Baru setelah itu, Syafa senang…terus memilih kata-kata yang akan diketiknya, sambil belajar menggunakan tombol enter dan backspace.

Setelah itu, diprint. Mulai deh kakak mengajak adek mengulang-ulang dan minta adek untuk menunjuk tulisan yang katanya disebutkan oleh kakak.

Alhamdulillah…cara belajar seperti ini belum pernah kami lakukan sebelumnya.  3 anak belajar dengan cara yang berbeda-beda.

Bahagianya melihat kakak mulai berpartisipasi dalam kegiatan belajar adek, apalagi ide cara belajarnya dari kakak. Bukan hanya belajar membaca, tapi juga sedikit demi sedikit mengenal letak huruf di keyboard.

Terimakasih ya kak…kakak hebat!

Kalo sama ayah dan abang, beda lagi cara belajarnya. Sambil lomba mengambil huruf (abang dan ayah pura-pura kalah selalu) yang ditempel di dinding. Dulu awalnya,  pas Rahma bayi, kami memasang busa huruf2 (apa ya namanya, lbh sering disebut evamat) di dinding deket kasur, biar anak-anak ga terlalu sakit pas kebentur tembok. Ternyata, itu sangat membantu Rahma dalam mengenal abjad. Pas kita pindah rumah, cara itu masih tetap menjadi pilihan kami. Dulu Rahma hanya senang menunjuk-nunjuk saja, beda lagi dengan Syafa…Syafa lebih tertarik untuk melepas hurufnya. Akhirnya sampai sekarang Syafa jadi senang kalo main lomba mengambil dan memasang huruf ke dinding.

Kalo ayah/abang  menyebut ‘Gajah’, Syafa akan berlari mengambil huruf G…begitu seterusnya. Kalau sudah hapal, mulai ditambah kosa kata baru.

Selamat ya Syafa…Mama senang melihat Syafa semangat bermain mengenal abjad dan kosa kata…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, ayah, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

2 Balasan ke Syafa belajar baca

  1. nh18 berkata:

    Itu busa yang untuk alas itu ya Bu …
    Yang terbuat dari bahan karet Sendal Jepit itu bukan ya ?

    si Bungsu saya pun juga belajar huruf dari sana …

    salam saya Bu

  2. Invincible Tetik berkata:

    Seru nya di rumah pasti ramai
    Salam buat anak-anak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s