Hari Profesi @ MI Istiqlal

Seminggu kemaren, jadi seksi sibuk ngurusin Parents Day, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di sekolah Rahma dan Rafif.

Saya sendiri kebagian tugas untuk jadi shadow-nya mbak Dewi di kelas 4 untuk mengenalkan profesi sebagai PNS… ^_^

Ini pengalaman pertama juga berpartisipasi dalam kegiatan macam ini. Tugas shadow sebenarnya adalah mengajukan pertanyaan agar informasi yang telah direncanakan di awal tetap tersampaikan dengan baik, dan membuat suasana kelas lebih hidup.

Namun, jauh dari dugaan, karena pertanyaan-pertanyaan anak-anak kelas 4 sungguh luar biasa…maksudnya tidak sesuai tema, tapi susah banget mengarahkan ke tema, saking semangatnya mereka. Tugas saya sebagai shadow gagal total…karena banyak gatau jawaban pertanyaan mereka juga, jadi ya ga banyak membantu. Untung mbak Dewi bisa aja ngejawabnya…kalo saya, mungkin dah pingsan duluan…hehehe

Topik utamanya tentang “Utang Negara”, pertanyaannya macam-macam…

apa bedanya kabupaten sama kotamadya, apa kelurahan bisa mengajukan utang juga, kenapa ada PBB, berapa tarif pajak, siapa aja yang kena pajak, apa semua pendapatan kita dibayarkan semua pajaknya, bagi hasil itu apa, berapa utang negara kita, berapa hibah untuk bencana di aceh, bagaimana bagi hasil freeport dll….gubraks banget ga sih???

Dari berbagai pertanyaan, ada 2 pertanyaan yang menarik :

  1. Kenapa negara kita harus punya utang? Kalo memang ga cukup, pengeluarannya aja yang dikecilin, misalnya gaji pegawai diturunkan.
  2. Koruptor itu apa sih?

Entah kenapa…mereka sangat tertarik mengajukan pertanyaan tentang Pajak. Apa PNS kementrian keuangan identiknya sama pegawai pajak saja ya?

Di akhir sesi…tidak ada satupun yang kepengen jadi PNS Kementrian Keuangan…hehehe…gagal deh misi kita…qiqiqiqi

Alesan utamanya adalah : mereka malas menghitung! Dah diberitahukan bahwa ngitung juga pake alat, ga semua bagian tugasnya ngitung…nanti gimana kalo gada yg mau, keuangan negara kita bagaimana? tetep aja jawabannya “Ga mauuuu….”

Di hari lain, saya kebagian jadi shadow di kelas 1-2 profesinya “chef” . Di kelas ini, yang bertugas shadow ada 2 orang, lalu ada 1 orang sebagai MC, untuk memandu saat chef demo mengiris cepat dan membuat hiasan karakter dari tomat dan timun.

Profesi lain yang didatangkan adalah penyuluh kesehatan, dokter kandungan, chef, telekomunikasi, analisis keuangan (kurs).

Habis kegiatan ini, jadi mikir…hebat banget ya bu guru dan pak guru. itu..ternyata ga mudah mengajar di kelas ūüė¶ dah gitu persediaan pita suara juga mesti banyak kali ya….

 

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Istiqlal, Mama. Tandai permalink.

6 Balasan ke Hari Profesi @ MI Istiqlal

  1. Pakde Cholik berkata:

    saya sejak kecil memang ingin jadi orang gagah
    Alhamdulillah tercapai

    salam hangat dari Surabaya

  2. Banyak mengkonsumsi air jeruk, untuk menjaga pita suaranya.

    Belajar sesuatu yang kecil akan melahirkan sebuah sesuatu yang lebih besar.

    Sukses selalu.

    Salam ~~~ ‚ÄúEjawantah‚Äôs Blog‚ÄĚ

  3. nh18 berkata:

    Ini tugas berat …
    Bu Dewi dan juga Bu Devi harus menerangkan profesi yang agak sulit digambarkan untuk anak kelas 4 …
    Tidak seperti profesi Dokter-Tentara – Arsitek dan yang sejenisnya …
    yang secara fisik bisa di demonstrasikan …

    Salam saya Bu Devi
    Salam saya Bu Dewi …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s