Tak kenal maka tak sayang…

“Mama, hari ini aku nggak enak badan lagi, aku mau ke TPA aja ya.”

(Sambil berekspresi nggak enak badan, Syafa mulai melancarkan rayuannya pas bangun tidur.)

Ini bulan ke-3 Syafa masuk sekolah.

Rupanya sudah mulai aksi uji coba mogok sekolah dengan alasan tidak enak badan. Ini kali ke-3 pula saya mengalami hal ini. Dulu, Rahma dan Rafif juga pernah melakukan aksi serupa, meski dengan alasa yang berbeda. Rahma selalu beralasan sakit perut, mau BAB di TPA saja. Kalau Rafif alesannya males, ga mau sekolah. Ujungnya memang kalo sudah gabisa dirayu-rayu, mereka akan ke TPA.

Yang bikin tanda tanya adalah :

  • Awalnya mereka sangat semangat sekolah, jarang banget ga masuk, bahkan disuruh bolos juga gak mau.
  • Boleh dikatakan hampir sama, kira-kira 3-4 bulan mulai terjadi uji coba mogok sekolah dengan berbagai alasan.
  • Ini juga terjadi ke beberapa teman-teman mereka yang mempunyai aktifitas sama, sekolah di RA Istiqlal dan TPA Artha Wildan.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, hal ini terjadi saat mereka mulai mempunyai masalah di sekolah. Biasanya masalah dengan teman-temannya. Terus, mulai mengenal aturan-aturan di sekolah, jadi mereka merasa tidak bisa semaunya sendiri. Maka mulailah mereka menghindar dengan enggan ke sekolah, lalu minta langsung ke TPA saja.

Bagaimana tidak, mulai bayi mereka sudah dititipkan di TPA, mereka merasa seperti di rumah sendiri dengan teman yang banyak. Jadi ketika ada sesuatu yang membuat mereka nggak nyaman di sekolah, mereka akan langsung memilih TPA.

Apakah dengan TPA tidak pernah ada masalah?

Tentu saja tidak, tetap saja mereka kadangkala bermasalah, berantem, pilih-pilih teman, saling berebut. Namun ya itu dia, ibarat pepatah “Tak kenal maka tak sayang”, mereka sudah bersama sejak bayi, jadi masing-masing sudah punya strategi untuk menyelesaika masalah teman yang lain. Sementara teman sekolah kan relatif baru…jadi ketika ada masalah sedikit saja, mereka jadi bingung belum tau strategi menghadapi teman barunya.

Bagaimana dengan aturan-aturan di TPA?

Aturan di TPA tentu saja tetap ada…cuman ya balik lagi…masing-masing guru juga sudah hapal betul bagaimana mengatasi tiap-tiap anak…di samping itu anak-anak juga sudah mengenal pola aturan di TPA.

Berapa lama uji coba mogok berlangsung?

Hal ini sangat ditentukan oleh waktu yang dibutuhkan oleh setiap anak untuk beradaptasi, dan ini sangat berlainan dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Biasanya sih yang lebih utama adalah karena faktor bawaan… ^_^

Ada yang hitungan hari, ada juga minggu, bahkan ada juga yang bulan….

Jadi, beberapa hari ke depan kami bakal dipenuhi oleh rengekan Syafa untuk mencari alasan tidak sekolah.

Bedanya, kali ini kami tidak menuruti begitu saja, tapi mengajak berkomunikasi  untuk mengingat ada permasalahan apa sebenarnya di sekolah….

Dulu Rahma setiap hari gamau sekolah, ternyata belakangan baru ketauan kalo dia sering diusilin sama temannya yang suka bawa ular mainan karet.

Kalo Rafif, ternyata karena pengennya main di sentra balok doang, gamau ke sentra yang lain.

Bagaimana perilaku mereka (anak-anak eks TPA) di sekolah?

Biasanya dalam satu angkatan masuk, ada beberapa anak TPA yang masuk bersamaan. Lebih seringnya, mereka terlihat cuek satu sama lain, karena mungkin berbeda kelompok…tapi jangan ditanya jika salah satunya ada masalah…yang lain bakal ngebelain loh. Mereka selalu merasa bahwa diantara mereka ada ikatan keluarga alias saudaraan.

Salah satu hal yang membahagiakan di TPA adalah anak-anak sudah berlatih sosialisasi sejak bayi, namun di sekolah hal ini akan menjadi terbalik. Mereka lebih senang jadi pengamat yang diam. Terkesan malu-malu dan susah berbaur dengan teman baru. Namun mereka mandiri dalam proses pengamatan itu, tidak rewel. Hal ini akan berlalu jika mereka sudah menemukan pola yang nyaman buat diri sendiri. Kemampuan mereka yang tiba-tiba terlihat akan membuat guru bertanya-tanya “ke mana saja kemampuan mereka selama ini, kenapa muncul tiba-tiba”.

Yah…segala sesuatu memang butuh penyesuaian…jangankan anak-anak, kita saja yang sudah dewasa masih bermasalah dengan hal ini. ^_^

***Tulisan ini sekedar ingin berbagi hasil pengamatan dan kesimpulan yang saya ambil sendiri alias pendapat pribadi saja terhadap perilaku anak-anak kami yang sejak bayi dititipkan di TPA di kantor.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Anak-anak, Mama. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tak kenal maka tak sayang…

  1. bundadontworry berkata:

    memang benar ya macem2 aja anak2 mencari alasan utk tdk masuk sekolah,
    inget dulu waktu msh SD juga bunda gitu, kalau berantem sama teman, kayaknya kok malas masuk sekolah , hehehe…….. 🙂
    salam

  2. nh18 berkata:

    Betul sekali Bu Devi …
    kemampuan adaptasi memang merupakan hal yang harus kita fikirkan secara bijaksana …
    Dan memang biasanya membuat si Anak Mogok sekolah adalah karena suasana kelas, kenakalan teman-temannya dan sebagainya yang dirasa tidak pas …

    Semoga Syafa tidak mogok sekolah lagi

    salam saya Bu Devi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s