Merajut Kata Merangkai Dusta

Hm…bang, kapan mau main ke rumah?

‘Besok sore ya dek, ga ada acara kan?’

Iya bang, adek tunggu ya…jangan lupa abang bawa bunga ya!

‘Oke lah,tunggu abang besok sore ya’

(Setelah telpon ditutup, baru deh nyadar…di mana harus beli bunga di tempat terpencil yang baru 2 minggu aku datangi ini. Tanya sana-sini, gada yang tau, karena semua yang kost di situ orang yang senasib, datang ke situ juga bersamaan denganku. Terjadilah obrolan sesama cowok di kost, apalagi kalo bukan membahas trik menghadapi masalah bunga ini. Kata sepakat pun didapatkan, tinggal dipraktekkan)

‘Dek, abang dah di depan pintu nih’

Iya bang, tunggu sebentar.

(Seorang gadis berkulit kuning, dengan hidung mbangirnya dan poni di dahinya setengah berlari menghampiriku, menatap dengan pandangan yang membuatku semakin terpesona)

Masuk bang.

(Obrolan basa-basi ‘ice breaking’ dengan lancar meluncur dari mulut kami, seraya berdebar-debar menunggu saatnya dia menanyakan bunga pesanannya itu, juga menunggu saatnya harus menyampaikan jawaban yang telah ‘kami’ (aku dan teman kost) rancang, tak henti-hentinya mengusap keringat yang diam-diam mengalir sebesar jagung di dahiku…seraya terus berdoa, semoga dia gatau kegugupanku sore ini…..sampai akhirnya dia teringat…OMG tiba juga waktunyaaaa)

Bang, bunga pesananku mana?

‘Ada nih…’ (sambil melemparkan senyum termanisku, entah dia bisa menangkap grogi yang sebenarnya membuat jantungku seraya mau copot)

Lo abang ga bawa apa-apa kok.

‘Ini lo…masa nggak liat sih, ada di sini. Tak bisakah kau liat ‘banyak bunga’ di hati abang’ (ups..akhirnya keluar juga rangkaian kata itu, lega deh. Kalimat rayuan ajaran temanku ternyata enteng keluar begitu saja dari mulutku…yiiihhaaaa….tak sesusah yang dibayangkan….)

Ah, abang bisa aja. (Tersipu malu)

(Rupanya berhasil !!!)

…….Behind the scene…..

Penggagas soal jawaban bunga itu adalah seseorang yang selalu punya ide jitu dan sanggup menemukan kata-kata puitis saat kondisi terdesak (hasil pengamatanku). Tapi bukan berarti dia punya banyak cewek ya…karena sepertinya dia masih jomblo tuh sampe sekarang (***kebanyaan ide kata-kata nggooommmbbbaaalll jadi bingung kalo kudu pake sendiri mau pilih yang mana, atau malah karena sering ketauan menggunakan kata-kata yang sama ke cewek-cewek?***).

Ada lagi kata-kata yang keluar dari mulutnya“Cinta itu ibarat kentut, kalau ditahan bikin sakit, kalo dikeluarin meski malu, tapi bikin lega…iya kan mbak?” ku hanya manggut-manggut berpikir, lalu meng-iyakan seraya mbatin…”duh, dasar cowok ya!”

“Oalah ternyata kamu tuh nggombal banget yo”

Ealah, jawabannya lebih bikin terperanjat. ‘Bukannya cewek tuh suka kalo digombalin, mereka lebih senang ketika cowok “Merajut Kata Merangkai Dusta” lo  mbak’

Untung bilangnya ga di hadapan saya, tapi di chat…kalo di depan saya dah saya lempar tutup gelas kali tu junior…..(habis ini dia kapok curhat sama senior, wong langsung diupload gini…hehehe)

*****semoga para junior cewek ada yang baca biar ekstra hati-hati ke para junior cowok (adu domba…adu domba…mengadu dooommmbbbaaa)****

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Fiksi-fiksi-an, Umum. Tandai permalink.

14 Balasan ke Merajut Kata Merangkai Dusta

  1. kiminuklir berkata:

    hahaha….
    rata2 cewek emang suka digombalin mas :mrgreen:

  2. monda berkata:

    nggak banget deh cowok beginian
    ya musti hati-hati adek2 cewek dgn pria tipe ini
    he..he..

  3. nh18 berkata:

    Saya ngakak membaca bagian terakhirnya bu …
    Adu domba … adu domba …
    (sambil membayangkan penyanyi aslinya tentu) (hookkeehh )

    Mengenai Menebar Dusta … Gombal dan sebagainya …
    Saya agak mengernyitkan dahi …

    Karena menurut saya sikap Romantis sejati itu justru dari hal-hal yang jujur dan apa adanya …
    Bukan model-model puisi … bunga keluar dari hati … bintang ada dimata mu dsb-dsb …

    Salam saya Bu

    • Devi Yudhistira berkata:

      Iya betul om…

      Kalo apa adanya kan jadinya emang nggak dusta, nggak ngegombal…

      Romantis kan ga hanya dengan kata-kata puitis..
      (bisa juga dengan cara mengantarkan ke kost…meski dengan alesan tertentu diajak muter2 dulu ngaterin teman2 yang lain, barudeh dia dianterin terakhir..biar lamaan dikit…oiiikkkeeehhh???)

      ***baca nih junior2 or jomblowan yang sedang berusaha menaklukan hati wanita, pendapat om yg satu ini…
      “”””Romantis sejati itu justru dari hal-hal yang jujur dan apa adanya …”””

  4. pras berkata:

    Saya seneng tuh yg apadanya……..siip

  5. mamaray berkata:

    perempuan itu mudah dirayu, tetapi susah dimengerti
    laki-laki itu mudah didapatkan, tetapi susah dipertahankan

    itu kata-kata oleh2 dari pengajian Mbak…

    hehehhee…

  6. yoan berkata:

    mbak… aku mau jadi laki-laki aja… aku pinter ngegombalin orang… *eaaa… 😆 *

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s