Ganti Hati & Menertawakan diri sendiri

…”Kemampuan menertawakan diri sendiri pertanda awal seseorang mampu melakukan introspeksi”… (From : Ganti Hati by Dahlan Iskak)

Tersenyum ketika membaca kalimat di atas.

Sebentar, tersenyum apa tertawa kecil ya?

Saya tertohok oleh kalimat yang ditulis beliau dalam bukunya yang berjudul Ganti Hati. Buku yang merupakan cerita tentang pengalamannya ketika harus transplantasi hati ini sangat memukau. Dengan bahasa yang simple, kisahnya menimbulkan berbagai emosi dalam hati kita. Haru, senang, kesal, dan mengandung nilai spiritualitas yang sangat oke.

Ketika membaca kalimat itu, setelah tertohok, saya seperti mendapat kekuatan baru…

Setelah saya pikir, saya sedang menertawakan diri saya karena banyak hal konyol yang pantas ditertawakan, menertawakan dalam artian mengandung sebuah cemoohan, bisa diartikan saya sedang mencemooh diri saya sendiri. Bagaimana rasanya sih ketika kita mencemooh diri kita sendiri?

Jatuh…

Tidak bersemangat…

Putus asa…

Gagal…

Lalu, tiba-tiba saja saya teringat akan sebuah buku souvenir sebuah kegiatan di Bandarlampung yang sudah sangat lama hanya ngendon di rak buku, belom sempat saya baca seluruhnya, ya buku Ganti Hati itu…

Bisa-bisanya tiba-tiba ingat buku itu, kenapa bukan buku yang lain saja? Masih banyak buku yang belom sempat dibaca juga…

Rupanya itu petunjuk-Nya…karena di buku itu saya menemukan sebuah kalimat yang melegakan hati…menjadikan saya tiba-tiba bersemangat, berasa dapet dukungan atas apa yang telah terjadi sebelumnya, saat saya dengan senyum kecut menertawakan diri saya sendiri seperti yang saya ceritakan di atas.

Cemoohan terhadap diri sendiri itu berganti wujud…menemukan sebuah kata kunci apa yang harus diperbuat selanjutnya…”introspeksi diri” atas yang telah terjadi, apa yang telah saya lalui.

Semoga, ini merupakan satu langkah maju, atau bahkan beberapa langkah (semoga) menuju ke arah yang lebih baik lagi. Amin…Insya Allah…

Terimakasih Allah…atas semua nikmat-Mu yang tak pernah henti-hentinya kepada-Ku…. 

Btw, soal buku itu, mungkin kalo ga karena dapet souvenir, saya ga akan pernah baca buku itu, karena hanya membaca sepenggal-sepenggal kisahnya di internet saja, jadi terimakasih ya buat yang ngasih buku tsb.

@Pondok Bambu, Syaaban 1431 H…terimakasih Allah, Kau beri kesempatan untuk memperbaiki niat sebagaimana sabda Rasul-Mu “Apabila masuk bulan Syaaban, (cerialah) dan sukacitalah dirimu dan perbaiki niatmu.”

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Buku, Mama. Tandai permalink.

2 Balasan ke Ganti Hati & Menertawakan diri sendiri

  1. nh18 berkata:

    Menertawakan diri sendiri itu sebetulnya …
    secara tidak langsung … sebuah pengakuan bahwa kita ini tidak sempurna …
    dan itu wajar-wajar saja …

    Memang Kita aja yang suka sok jago … 🙂

    salam saya Bu …
    Thanks infonya …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s