Minyak But-But

Telinga Syafa luka, akibat digaruk-garuk, sampe merah dan ‘nyenyeh’ (apa basa Indonesianya???). Berbagai macam salep direkomendasikan oleh teman dokter, tapi lama banget ga sembuh-sembuh.

Sampe suatu kali kami bepergian dengan keluarga mbak Dewi, dan beliau menyarankan untuk diolesin minyak but-but saja. Karena kebetulan mbak Dewi bawa, jadi langsung aja telinga Syafa diolesin. Lalu kami minta deh minyaknya untuk kami bawa pulang.

Rupanya, telinga Syafa berangsur-angsur membaik, bahkan Syafa sendiri yang minta diobatin. Sebelumnya kalo mau ngolesin obat pake acara pemaksaan dan derai tangis.

Ternyata, di TPA Artha Wildan, minyak But-but juga tersedia di kotak obat. Pas minyak pemberian mbak Dewi habis, kita beli di apotik juga ternyata ada. Cuman gatau juga deh, apakah minyak itu sama dengan minyak yang punya mbak Dewi.

Teman kantor juga ada yang menyarankan minyak But-but pas ga sengaja liat luka di telinga Syafa.

Sekarang, kami memasukkan minyak But-but sebagai salah satu minyak yag wajib kami punya deh.

Terimakasih banyak ya mbak Dewi 🙂

Informasi tentang minyak But-but ini bisa dilihat di :  http://www.klikhpa.com/minyak_butbut.php

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Syafa. Tandai permalink.

14 Balasan ke Minyak But-But

  1. nh18 berkata:

    Saya baru dengar munyak But-But ini …

  2. Dewi berkata:

    Sebenarnya itu bukan minyak but-but. Tapi minyak bugis yang biasa dipakai orang bugis kalau habis tusuk-tusukan. manjur untuk menghilangkan rasa sakit dan mengeringkan luka. stok di rumah untuk minyak ini juga udah habis. harus beli di bugis sana…:(

    tapi minyak but-but sendiri emang manjur mengatasi apa saja. Dulu kalau wisam kejedot, memarnya cepat ilang kalau diolesi minyak but-but.

  3. rully berkata:

    aku juga pake minyak but-but buat aku dan fani. dulu pas ayah fani infeksi amandel dan divonis dokter harus diangkat amandelnya, aku pake minyak but-but buat ngurut seputar leher. alhamdulillah ayah fani sembuh.. kalo gak salah, minyak but-but berasal dari bahan sarang burung but-but. cmiiw… tapi baunya gak nahaan, bau banget hehe…

  4. fara berkata:

    Saya jg suka pake minyak but but, buat luka memar manjur itu..

  5. buniez berkata:

    manfaat minyak but2 ga jauh beda ama minyak habatusaudah n minyak tawon yg udah lbh dulu tenar..minyak2 itu emang multi fungsi.utk habats sndr emang ada kandungan antibiotiknya (kalo g salah)..jadi emang bagus bgt kalo qta punya persediaan salah satu dr minyak2 itu…

  6. Vicky Pradana berkata:

    saya sekarang terkena wasir n dokter tempat saya berobat merekomendasikan minyak but but biar ga perlu operasi. Semoga bisa sembuh, Amin ^ ^

  7. rinree berkata:

    Mba beli minyak but but dimana sih …??? harganya berapa ???

  8. depaster berkata:

    Minyak but2 (indonesia: bubut) tidak asing bagi orang kalimantan yang tiap harinya sering liat dan dengar suara burung bubut. Minyak bubut yang sebenar-benarnya minyak bubut berasal dari burung bubut itu sendiri. Burung ini memang luar biasa burung bubut mampu menyembuhkan sendiri jika salah satu tulangnya patah, baik kaki ,sayapnya dan lain-lain tanpa obat apapun saat mereka hidup di alam liar, karena ada semacam minyak dalam tulang mereka yang mampu menyatukan kembali susunan tulang-tulang yang patah ditubuh mereka. Karena kemampuan burung bubut itulah minyak burung bubut sangat berhasiat menyembuhkan patah tulang (asalkan benar-benar asli minyak dari burung bubut). Untuk membuat minyak bubut yang asli berasal dari anak burung bubut yang baru menetas, patahkan kakinya, tinggalkan beberapa hari, datangi lagi, kakinya dipatahkan itu sudah sembuh, patahkan lagi. Ulangi beberapa kali, lantas bunuh burungnya, lalu rendam dalam ramuan, inilah yang menjadi minyak bubut.

  9. rumin berkata:

    saya mau mneliti tntang efektifitas minyak but but terhadap luka ad yg bisa mmberikan referensi lbih bnyak ndk???
    trima kasih…

  10. ade apriyanti berkata:

    kalo anak jatuh terus kakinya jadi nyeri atau sakit bisa ngga yah pake minyak but-but

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s