Kalimat Tanya ‘Wajib’

  1. Apa yang kamu lakukan ?
  2. Mengapa kamu lakukan ?
  3. Apakah menurutmu tepat/benar ?
  4. Jadi sebaiknya bagaimana ? <agar lain kali ketika terjadi lagi dia mengerti harus bagaimana>

Pulang sekolah, kakak terlihat kesal, cemberut dan lesu.

Capek banget ya anak mama?

‘Nggak ma’ <masih tidak bersemangat>

Hm, ada masalah ya di sekolah?

‘Iya ma, aku kesel banget sama Sandra. Aku kan beramal rizkiku, eh malah diambil banyak, aku kan jadi makan sedikit.’

Terus, apa yang kakak lakukan?

‘Aku diem saja’

Kenapa kakak diem saja?

‘Aku nggak enak’

Menurut kakak, kalo kakak diem saja, kira-kira Sandra tahu nggak kalo kakak kesal, tahu nggak kalo dia sudah ngambil rizki kakak kebanyakan?

‘Ya pasti nggak tahu lah’

Jadi bagaimana menurutmu ?

‘Besok kalo beramal, aku mau bilang mana yang boleh diambil, mana yang mau aku makan’

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Anak-anak, Mama, Umum. Tandai permalink.

5 Balasan ke Kalimat Tanya ‘Wajib’

  1. rully berkata:

    kemaren aku pake 12 gaya populer lagiiii… hiik hiiks… kemaren capek bangeet, jadi meledak deh.. duuh…

  2. nh18 berkata:

    Saya baca dua kali bu …
    bukannya mau sok-sok filosofis …
    tetapi kalimat terakhir itu membuat saya berfikir …

    kelihatannya sederhana …
    tapi sebetulnya kalau mau … ini maknanya jauh lebih dalam dari itu ..

    Terima kasih Rahma
    Terima kasih Ibu …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s