For my beloved daughters and son

Saat lelah menghampiri, senyumanmu menghilangkan penatku

Tak ada vitamin sehebat itu untuk menghilangkan lelahku

Saat kantuk tak tertahankan, tangisanmu membuatku terjaga

Tak ada yang sanggup membuatku segera beranjak dari tidur secepat itu

Saat rasa kesal berkecamuk, gurauanmu mampu menghadirkan tawaku

Tak ada badut dan pelawak profesional yang punya kemampuan sepertimu

Saat kau merasa lapar, tiba-tiba saja aku merasa jadi koki terhebat sedunia

(Seringkali kau puji masakanku lebih hebat dari koki manapun)

Saat kau merasa tidak nyaman, tiba-tiba saja aku merasa menjadi penyelamat bagimu, hanya dengan mendekapmu…hanya dengan dekapan…

Saat orang lain sibuk bilang aku overweight, kau menghiburku, membuatku terharu dengan kalimat yang keluar dari bibir mungilmu ‘terimakasih mama, gara-gara hamil dan melahirkan aku, mama jadi gendut, kalau ga ada mama, pasti ga ada aku’

(Nak, kalian jauh lebih berarti bagi mama, daripada mama mikirin soal badan mama yg gendut ini)

Saat kau marah karena ulahku, kau menyadarkanku bahwa kau punya segudang maaf buatku

Jika kuberkata “Maafkan mama ya kalo mama punya salah”, dengan bijaknya kau bilang “Sama-sama ma, maafkan juga kalo aku punya salah, aku tahu mama marah karena aku lupa peraturan” (Naaakkkk… perkataanmu itu selalu membuat mama tak bisa menahan tangis…teringat mama belum bisa menjadi mama yang baik buat kalian…maafkan mama ya nak)

Terimakasih anak-anakku, mama harus banyak belajar dari kalian.

Terimakasih Allah, amanah yang Kau titipkan sungguh luar biasa…anugerah terindah dalam hidup ini…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

16 Balasan ke For my beloved daughters and son

  1. riri berkata:

    bekaca kaca aku…dev…memang anugerah terindah dalam hidup ini

  2. wyd berkata:

    anak-anaknya imut, lucu, ngegemesin, mbak

  3. chocovanilla berkata:

    Setuju, anak-anak emang selalu membuat bahagia. Salam kenal…. 🙂

  4. ibunya rangga berkata:

    memang mbak……..bahkan saat semua orang sekarang komen kalo aku tambah ndut aja eh tadi pagi rangga nanya emang ibu belum mandi??kok udah cantik sih?sambil senyum manissssssss banget.sampe bapaknya ketawa geli…ada yang bahagia pagi2 katanya

  5. khalifatur berkata:

    Betul betul betul! Saya sering merasa malu saat “diingatkan” anak-anak dengan ketulusan dan kasih sayang mereka. Terimakasih banyak Bunda Rafif…

  6. nh18 berkata:

    Ah …
    Anak-anak yang lucu dan pintar …
    Berbahagialah Ibu punya anak seperti mereka …
    Dan berbahagialah Mereka punya Ibu seperti bu Devi

    Salam saya Ibu
    Semoga sehat-sehat ceria semua

    • Devi Yudhistira berkata:

      Semoga ya om…saya juga berharap demikian, meski kadang saya suka lupa diri…suka masih egois sebagai ibu yg inginnya menang sendiri dan sok paling benar…hiks…semoga anak-anak memaafkan saya…

  7. Alifiani berkata:

    Mbak…..kangen…
    Mb skluarga sehat kn????
    ya 4WI syafa udah bisa jalan ya…udah gede skrg
    koq rahma malah jadi kecil,gedean rafif

    • Devi Yudhistira berkata:

      Tante vivin, sekarang lagi di mana nih…..kalo di Jkt, mampir dong ke rumah…
      Syafa sudah mau sekolah bulan Juni nanti tante…sedah pada besar, Rafif makannya kayak om Fuad soalnya… 🙂

  8. Desri Susilawani berkata:

    duh mbak…aku juga punya dua anak yang masih balita. memang kadang2 kelepasan, tapi jadi nyesel..trus minta maaf sambil peluk2an deh..hehehe..

    • Devi Yudhistira berkata:

      Begitula mbak Destri…sangat menyesal ya kalo lepas emosi ke anak, cuman kok ya susah banget sih membuang energi negatif itu…
      Semoga mereka paham kalo kita sesungguhnya sangat sayang pada mereka…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s