Selalu bersamamu

(  PERPISAHAN ~ Kahlil Gibran)

Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka,

sebab apa yang paling kalian kasihi darinya,

mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

Hm…hampir sama dengan ungkapan bahwa kita baru menyadari betapa berartinya seseorang ketika dia sudah tidak ada di sisi….

Terinspirasi dari puisi di atas…jadilah sebuah puisi:

Jika ku boleh memilih…

Jangan pernah ada perpisahan …

Meski kau akan nampak biasa-biasa saja…

Meski  mungkin tak akan tampak lebih nyata….

Meski mungkin tak akan tampak lebih agung…

Kuingin terus belajar untuk  memahami dan menyadari

betapa berartinya kau

betapa istimewanya kau

betapa luar biasanya kau

dalam setiap hariku bersamamu,

tanpa perlu kau tinggalkanku

====dedicated for my worderful husband===

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Mama. Tandai permalink.

8 Balasan ke Selalu bersamamu

  1. Mahyarina berkata:

    cuit..cuit..ehemm..prikitiewww..

  2. jeepiid berkata:

    jgn sampai aku salting n mencucurkan air mata di halayak ramai lagilah mbak….

  3. bingkie berkata:

    … ehmmm… ehmmm….
    *pingin liat reaksi si ayah nih… tersanjungkah? hehehehe*

    • yudhistira31 berkata:

      ah, paling juga reaksinya biasa aja mbak…sok cool gitu deh….
      tapi boleh lah aku berharap…barangkali nanti setelah doi baca, tiba-tiba aku dikasih setangkai mawar…wkwkwk…

  4. nh18 berkata:

    Aaahhhaaaiii …
    Indah nian puisi tu …

    (no further comment)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s