FILM KING

Liburan akhir tahun kemaren, salah satu kegiatan anak-anak menonton film KING. Berbeda dengan film anak-anak lainnya, kali ini saya punya kesan tersendiri dengan film ini. Selama menonton film ini, rasanya kok kurang bersemangat…padahal film ini kan mengisahkan tentang spirit seorang anak yang ingin menjadi pemain bulutangkis sehebat Liem Swie King. Salah satu penyebabnya adalah, karena saya melihat adegan seorang ayah yang marah-marah melulu (meskipun tetap dikisahkan sang ayah ini super duper baiknya, sebenarnya paham dengan kemauan anaknya dan mau berjuang untuk mewujudkan keinginan anaknya). Entahlah…mungkin itu hanya perasaanku saja kali ya…atau mungkin ada hubungannya dengan penggambaran orang Jatim yang selalu digambarkan keras dan lantang berbicara????
Suasana yang kulihat di film, kok jadi suram…sedih…tokoh utamanya juga seperti tidak bersemangat banget…jarang tersenyum, banyakan sediiihhhhnya. Ada satu lagi yang jadi ganjalanku, kebiasaan temannya meminjam sesuatu tanpa ijin…
Meski pada akhir cerita dikisahkan happy ending, tetap aja greget semangatnya kok kurang mengena…tidak sesuai dengan harapanku. Menurutku, terlalu berat untuk masuk kategori film anak-anak…
Ide ceritanya sih oke banget, perjuangannya juga oke, dan yang paling oke saya bisa melihat wajah pahlawan/bintang-bintang bulutangkis legendaris, tapi versi tuanya…hehehe…beda banget sama dulu pas lagi gagah2nya…ya, secara, saya jarang banget melihat mereka ada di TV…
Hm, tp tetep ada satu yang guanteng…bintang pujaan saya : Haryanto Arbi 🙂
Satu lagi yang bikin oke juga…anak-anak saya jadi tertarik untuk membahas BULUTANGKIS sebagai bahan belajar mereka….Alhamdulillah.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

6 Balasan ke FILM KING

  1. Dewi berkata:

    Waktu masih di Magelang kemaren, anak-anak nonton KING dan Garuda di dadaku dalam minggu yang sama….dan ternyata yang lebih berkesan buat mereka adalah Garuda Di Dadaku..bahkan Wisam sendiri sangat suka lagu dari Garuda di dadaku dari Netral (bisa berulang-ulang disetel).
    Aku sendiri ga tau ceritanya apa…yang jelas….KING sama sekali ga pernah diomongin lagi…hanya Garuda Di Dadaku yang dibahas berulang-ulang….apa karena tentang bola ya?

    • yudhistira31 berkata:

      Kok Sama mbak…, bedanya aku baru sempet nonton pas liburan akhir tahun kemaren.
      Suasananya memang beda banget…apa karena disandingkan???
      Garuda Di Dadaku sangat energik, aura pemain juga ceria, biarpun bandel tapi khas anak-anak banget…
      Jadi mungkin bukan karena bola, namun memang lbh nyaman n enak dinikmati.
      Sekarang kita jadi pada badminton semua mbak di rumah…olahraga 🙂

  2. nh18 berkata:

    Kalau saya tetap …
    Rudy Hartono … is number one

    hahaha
    jadi inget postingan Mimpi saat saya kecil nih …

    Dan ya …
    menurut komentar yang masuk …
    penggemar Haryanto Arbi banyak byanget …

  3. ndyw berkata:

    wah jadi inget nih
    dulu waktu nonton film ini sayang ngebut dari film Garuda Di dadaku langsung ke film king
    emang bagus jalan ceritanya 🙂
    cuma sayangnya film ini ga terlalu heboh seperti Garuda di dadaku dalam publisitas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s