Mama duduk sini aja

Kaget banget pas Syafa bilang “Mama duduk sini aja” sambil menunjuk bangku yang ada di selasar depan Masjid Al-Amanah.

Selanjutnya Syafa bilang “Aku mau ke TPA sendiri, aku berani sendiri, aku mau sekolah, iya kan???” (mengulurkan tangan untuk memelukku dan salim, kemudian Syafa segera berlalu)

Wah, kejadiannya cepet banget, Syafa tidak memberi kesempatan mama bicara, hm..lebih tepatnya mama kehilangan kata-kata karena kaget (its mean bengong kali yak?) mendengar maksud Syafa. Tertegun memandang Syafa, yang sudah bisa menenteng tas ransel teletubbies lungsuran Rahma, berlalu meninggalkanku menuju jalan setapak ke TPA dengan percaya dirinya berjalan sendirian. Sesampainya di pintu TPA, Syafa masuk dan berbalik badan ke arahku, melambaikan tangannya….

Ingin sekali aku menyusul ke sana…

Namun, aku harus menghargai keberaniannya itu. Serba salah deh, kalo kuhampiri, takut Syafa merasa aku ragu dengan kemampuannya…

Hiks…bangga sekaligus sedih…

Di satu sisi aku bahagia dia sudah semakin mandiri, di sisi lain…whaaaa kok sedih ya…rupanya diriku merasa sudah tidak diperlukan untuk mengantarnya ke TPA…ah, pasti bukan itu maksud Syafa…aku yakin itu.

Syafa, ternyata kau sudah semakin besar Nak…

====hari ini adalah hari kedua aku mendengar “Mama duduk sini aja” ====

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Mama, Syafa. Tandai permalink.

5 Balasan ke Mama duduk sini aja

  1. nh18 berkata:

    Yup …
    Shafa kan udah gede maaahhh …

    🙂

  2. nh18 berkata:

    Ups …
    maksudnya Syafa

    (sengaja … biar bisa komen dua kali disini )
    (trainer ngeles )

  3. Risska berkata:

    dev, emang ya.. waktu kok cepet bgt berlalu.. tau2 anak2 udah besar aja. Kadang2 suka kangen masa2 mereka masih kecil digendong2.. jd ikutan melow nih.. hehe

    • yudhistira31 berkata:

      Iya mbak Risska, wis jan…mulai agak sepi meski kalo lg berantem tetep aja seru, Juli nanti Syafa sekolah, pasti dah mulai asyik main sendiri atau malah aku bakal diusir kalo jemput dengan modus operandi aku disuruh sembunyi dulu, biar dia bisa lamaan dikit main sama temen2nya sambil nungguin dijemput… 🙂
      cepat sekali waktu berlalu….
      semoga kita selalu bisa mengatakan ‘aku punya waktu’ selagi mereka membutuhkan kita… Insya Allah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s