Rencana surprised di Hari Ibu

Hari ini kami pergi ke Mal Ambasador. Sudah 2 hari ini Rahma sering menyampaikan bahwa dia punya kejutan buatku dan akan memberikan sebuah kejutan…yang jelas, salah satunya aku sudah tau, diam-diam dia menulis sebuah puisi untukku…mama mana sih yang nggak bangga dibuatin sebuah puisi cantik yang isinya selalu saja membuatku menangis jika membacanya ulang.

Di Ambasador, Rahma mengajakku melihat toko sepatu. Dia bilang mau memilih sepatu untukku. Oo… mau menghadiahi aku sepasang sepatu cantik (versinya)… Melihat tokonya saja bikin mama keder…harganya ampyun dehhh larang2 tenan, maklum lah sepatuku kisaran harganya ga nyampe 200rb, jadi liat sepatu harganya 350 rb ke atas cukup membuat mataku mendelik dan hatiku mbatin ‘sayang banget duitnya’.

Rahma bolak-balik menanyakan ‘yang ini bagus nggak menurut mama?’

Pilihannya :

  • sepatu biru cinderella berhak 7 cm
  • sepatu sendal dengan tali-tali sampe betis, tinggi 7 cm juga
  • selop yg tingginya kurasa bakalan mbuat kebancang berkali-kali
  • selop warna merah ber-glitter…

Intinya, semua pilihannya itu selain bukan style-ku, juga ga aman banget jika aku masih harus ngejar-ngejar Syafa dalam perjalanan ke TPA…dah gitu inget harganya juga bikin aku benar-benar tidak mampu menganggukkan kepalaku sama sekali dengan semua pilihan Rahma.

Kupikir tidak ada masalah setelahnya….ternyata, 5 menit kemudian Rahma menangis tersedu-sedu sambil berjalan dan terlihat dia ‘gelo banget’ alias sangat kecewa. Sambil terisak, dia bilang dia sedih banget karena mama gamau milih sepatu, padahal aku sudah kasih pilihan, tapi ga ada yang dipilih mama. Padahal aku kan pengen mama punya sepatu seperti punyanya tante Dian, sepatunya bagus-bagus….whhhaaaaa……ga tega banget liat ekspresinya, dduuuuhhhh sedih banget deh. Maafin mama ya Nak…maafin mama….Rahma pengen banget liat aku pake sepatu cantik versinya….

Dibujuk-bujuk, akhirnya Rahma mau juga diam setelah kubilang kalo saat ini mama sudah punya 2 pasang sepatu, masih bagus semua, mungkin Rahma bisa mencari barang yang lain aja sebagai hadiah…meski akhirnya aku menuruti kemauannya yang keukeuh kudu dapet hari ini juga biar bisa dibungkus pas hari Ibu. Tapi ya itu, tetep aja barang mahal menurutku… ah, harga jadi ga penting lagi, yang penting Rahma tersenyum puas dan terlihat sangat gembira.

Alhamdulillah setelah muter-muter dan pilih2, dapet juga hadiah untukku itu, Rahma pun tersenyum sepanjang perjalanan pulang sambil terus membayangkan surprised yang akan diberikan untukku di hari Ibu besok (hehehe, lucu juga ya wong aku sudah tahu sebagian dari surprised itu, namun harus kuhargai usahanya..).

Dengan uang yang dipunyainya, Rahma ikhlas membelikan sesuatu buatku, beda banget ya kalo aku mau mbeliin dia sepatu, harga jadi faktor penting dalam memilih….jadi merasa bersalah, belum lagi inget aku sepertinya belum pernah menyiapkan sebuah surprised buat mamaku di hari ibu…so tidak ada kata terlambat….hurry up devi…

Terimakasih Rahma, mama harus banyak belajar dari keikhlasanmu Nak…anak-anak begitu mudah bersikap ikhlas…hiks tidak seperti kita orang dewasa ya, masih saja banyak prasangka….

Terimakasih Allah….atas amanah yang Kau titipkan pada kami, hanya Kau yang sanggup membolak-balikkan hati kami,  sering Kau sadarkan kami melalui sikap, perkataan, tingkah mereka… Subhanallah…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Anak-anak, Kakak Rahma, Mama. Tandai permalink.

4 Balasan ke Rencana surprised di Hari Ibu

  1. Ping balik: IBU…(puisi untuk kado mama di Hari Ibu) « Belajar dari anak-anak

  2. nh18 berkata:

    “selop warna merah ber-glitter… ”
    “sepatu sendal dengan tali-tali sampe betis, tinggi 7 cm juga ”

    Uuuuuyyyeeeaaahhh …
    Gaul abis … 🙂

    Salam saya

  3. Ping balik: Selamat Hari Ibu, mama « Belajar dari anak-anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s