Warna dan Rasa

Beraneka ragam cara anak-anak belajar mengenal warna. Masing-masing anak mempunyai cara tersendiri yang jelas tidak sama satu sama lain.

Dulu Rahma, karena kami masih uji coba dan ga mudeng gimana caranya ya sederhana banget, kami terbujuk oleh buku yang berjudul mengenal warna. Jadilah kami men-stimulasi dengan cara membacakan buku itu dan menyebutkan warna yang ada. Yang terjadi, kami sempat panik n stres ketika membandingkan dengan tabel kemampuan sesuai usia, dimana seharusnya di usia Rahma saat itu, sudah bisa mengenal warna. Sampai-sampai semua benda kami selalu sebutkan disertai namanya…mobil biru, mobil merah, bajaj orange, dll.

Rafif  mengenal warna dari vcd English Time, dia lebih dulu mengenal warna dalam bahasa Inggris. Selain itu, ada satu buku cerita Cakrawala Pengetahuan Dasar terbitan dari Time Life yang sangat menarik hatinya dan berhasil mematangkan konsep warna dalam kisah yang sangat menarik. Subhanallah, kemampuan Rafif menyerap bahasa Inggris sungguh mengagumkan, meski akhirnya kami memutuskan untuk menghentikan belajar bahasa Inggris ketika Rafif mulai kebingungan mengenal tulisan dalam bahasa Indonesia, ini berpengaruh sampai sekarang, baru di TKB Rafif bisa membaca tahap tersendat…hehehe…

Sebenarnya inti cerita adalah Syafa, yang kali ini sedang belajar warna. Berbeda dengan kedua kakaknya, stimulasi Syafa (2,5 tahun) tidak terlalu tersruktur alias mengalir saja. Memang, kami juga sedikit menyisipkan cara-cara yang pernah kami lakukan sebelumnya, seperti membacakan buku cerita yang berwarna warni. Namun bukan Syafa namanya kalo pengen sesuatu yang berbeda. Syafa suka sekali minta ayah menggambar balon, jadilah balon itu menjadi ajang Syafa mengenal warna. Belum ada tanda-tanda respon balik dari Syafa (misal menyebutkan warna sendiri), namun kemaren kami dikejutkan oleh Syafa karena ternyata Syafa menyebutkan warna-warna itu bukan dengan nama warnanya, tapi dengan nama buah…apa ada pengaruhnya dengan kesukaannya terhadap buah ya????  Pas melihat gambar abstrak di kaos ayah, Syafa menunjuk warna ungu sambil menyebut ini anggur, warna orang : ini jeruk, merah : strawberry, biru : balon, hijau : melon…..

Wah ternyata semakin banyak anak, kami semakin banyak pengetahuan akan cara-cara mereka belajar sesuatu. Kreatif sekali mereka, jenius memilih cara belajar yang sesuai dengan mereka masing-masing. Nah, kalo dah begini, siapa dong yang harus banyak belajar??? Kita orang dewasa suka terpukau oleh satu hal saja dalam mempelajari sesuatu, melakukan sesuatu, bahkan malas memikirkan cara lain.  Ciri orang yang kreatifkah????? he..he..he…

Subhanallah, terimakasih Allah sudah kau beri kami kesempatan banyak belajar dari kepandaian-kepandaian yang Kau berikan kepada amanah-Mu.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, Anak-anak, Kakak Rahma, Syafa. Tandai permalink.

6 Balasan ke Warna dan Rasa

  1. mamaray berkata:

    Mbak Dev, kalo balonnya diganti warna kuning, apakah Dik Syafa akan bingung…? 🙂

    Tapi memang bener, Mbak, mereka, anak-anak itu, mengagumkan, dan tidak jarang membuat kita tercengang!

    Tentang warna, aku dulu sempat kuatir Raynar buta warna, karena dia tidak tahu warna. Ternyata kami kurang sabar saja, setelah semakin sering membahas warna, dia sudah tahu warna sekarang… 🙂

    Salam sayang untuk Dik Syafa, semakin pintar saja kau, Dik… 😀

    Ly

  2. devi berkata:

    gini deh, ortu kudu terus belajar biar ga salah menyikapi segala sesuatu ya…

  3. cicik berkata:

    mba dev, shafa juga sudah pinter nyebutin warna2 lho terutama warna hijau…, krn waktu d fatmawati ada beberapa sendok warna-warni aku kasih warna pink dia ga mau, dia bilang yang hijau,….. aku kasih kuning dia ga mau juga, dia bilang hijau….. hahaha (sempet ketawa ama miss linda), Shafa emang hebat!!

  4. nh18 berkata:

    Mengenalkan Warna ?
    Mmmm …
    Seingat saya …
    Kami menggunakan kertas lipat warna warni itu dulu …
    untuk mengenalkan warna pada 3 anak-anak saya …

    Salam saya

  5. Ping balik: Belajar Membaca dengan Balon | Belajar dari anak-anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s