Tukang cukur

nugiIni dia tukang cukur langganan ayah dan abang Rafif. Sekarang ini mereka sudah pindah salon yang ke-3 gara-gara ngikutin ke mana si tukang cukur pindah kerja. Hm, gimana ya kalo dah kadung cocok dan ga perlu nerangin soal model lagi kalo mau cukur, jadinya ya rela pindah ke salon lain demi mendapatkan jasa mas Nugi ini.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Abang Rafif, ayah. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tukang cukur

  1. nh18 berkata:

    Setuju Bu …
    KAdang kita suka ngikutin kemana si Tukang Cukur itu bekerja …

    Soalnya enak …
    Tinggal duduk … merem … tidur …
    dia udah tau apa yang harus dia lakukan …
    modelnya gimana
    panjangnya seberapa dsb dsb

    Salam saya

    • yudhistira31 berkata:

      masalahnya, pernah si mas ini menghilang tanpa kabar…dan kebingungan nyari kemana, sampai akhirnya ketemu lagi gara-gara teman suami ada yg cukur di salon baru tempatnya bekerja (tp tukang cukur teman saya beda orang ‘B’), si tukang cukur nitip pesen suruh sampaikan ke suami (karena sebelumnya pernah tau ngobrol akrab pas cukur bareng, kebetulan mas Nugi ini pernah se-salon juga sama si B)…semoga besok2 lagi kalo pindah kerja kabar2 dulu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s