Melatih Balita Puasa

Supaya situasi bulan puasa dengan segala kegiatan amaliyah ramadhan di rumah dapat bermanfaat untuk pendidikan puasa bagi anak balita, orangtua punya kewajiban sbb:

  • Pada waktu senggang, ambilah kesempatan untuk bercakap-cakap dengan anak. Jelaskan dengan sederhana bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyanyang, Allah menyayangi orang yang berpuasa. Siapa yang berpuasa akan disediakan surga oleh Allah. Untuk itu alangkah baiknya Bapak yang menceritakan.
  • Sebelum tidur malam, tawarkanlah kepada anak, apakah mereka mau dibangunkan unuk sahur, tetapi janganlah memaksanya, jika ia mau bangun, berilah ia makan. Kalau tidak mau makan, cukuplah diberi minum saja walaupun sedikit. Karena ia ikut bangun sahur, berilah pujian dan suruh tidur kembali.
  • Pujilah kembali esok harinya karena ia telah bangun sahur. Kemudian ajaklah ia berpuasa sesuai dengn kemampuannya. Andaikata anak hanya mampu (sesuai umurnya) hingga jam 8 atau jam 9 pagi, buatkan minuman/makanan untuknya. Pakailah istilah “BUKA PUASA” pada waktu ia minum dan makan. Sesudah anak minum dan makan, suruhlah ia berpuasa kembali. Walaupun sampai sore ia berkali-kali makan dan minum pakaikan dan populerkan istilah berbuka puasa untuk dia. Dan pada waktu ia makan, anggaplah atau perlakukanlah dia sebagai orang berpuasa. Pendidikan puasa bagi anak balita pertama kali adalah dengan membiasakannya mendengar istilah-istilah, kemudian mengajaknya ikut melakukan macam-macam kegiatan puasa.
  • Pada waktu bedug magrib, ajaklah anak berbuka bersama-sama walaupun ia tidak berpuasa sehari, hargailah dia dan tetap perlakukan seolah2 dia ikut berpuasa. Merasa dihargai dan merasa sukses karena diikutsertakan dalam berbuka puasa, akan membawa pengaruh besar bagi pertumbuhan jiwanya. Dapat menumbuhkan sikap positif terhadap puasa dalam jiwa anak, meskipun untuk sementara mungkin merepotkan ortu.
  • Setelah selesai berbuka, ajaklah shalat bersama-sama. Sedapat mungkin anak diajak bertarawih bersama di rumah/masjid. Andaikata diajak ke masjid, tidak prlu khawatir jika anak akan mengganggu asalkan di rumah anak sudah diberi pengertian, namun jangan menggunakan ancaman. Katakanlah kepada mereka agar duduk yang baik di Masjid nanti, sembahyang yang baik karena Masjid adalah tempat shalat,bukan tempat bermain. Katakanlah “Allah mengetahui siapa yang baik dan rapi shalat, semua akan dicatat oleh Allah karena Da mau memberi hadiah surga bagi anak yang baik salatnya”. Jangan sekali-kali mengancam atau menakut-nakuti. Begitu sampai di Masjid, tunjukkanlah kepada mereka bagaimana orang-orang dewasa duduk dan shalat dengan tenang.
  • Apabila tampaknya anak dapat melakukan, walaupun dalam waktu terbatas, boleh saja ia diberi hadiah atau upah. Sebaiknya jangan memberi hadiah dalam bentuk benda, tetapi lebih merupakan pujian. Misalnya katakanlah kepada anak “Siapa yang rajin puasa akan disayang Allah, diberi kepandaian, diberi kesehatan dan nanti banyak teman, semua orang akan sayang padamu”
  • Yang penting, ortu harus benar-benar dapat menjadi contoh bagi anak dalam pelaksanaan amaliyah ramadhan ini, karena orangtua dalah contoh teladan anak.

(Sumber : Pedoman Pelaksanaan Pendidikan/Latihan Amaliyah Ramadhan untu Balita, Nibras OR Salim, RA Istiqlal Jakarta)

Artikel terkait :

Umur berapa anak dilatih puasa

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Anak-anak, RA Istiqlal, Umum. Tandai permalink.

5 Balasan ke Melatih Balita Puasa

  1. Ping balik: Umur berapa anak dilatih berpuasa? « Belajar dari anak-anak

  2. galuh berkata:

    Setuju banget bu….alhamdulillaah ramadhan ini puasa pertama salsa (meski masih setengah hari). hebatnya lancaar dari hari pertama…Cuma satu syarat yang mesti dipenuhi kalo pas sahur supaya ga rewel: main game online ^_^
    malemnya, tarawih bareng juga di masjid, Royan juga udah pinter, udah ga berlarian di antara shaf sambil berseru “tut…tut..tut…” paling-paling sekarang naik ke punggungku kalo pas sujud. tau tuh, padahal umurnya udah 3,5th, tapi tetep aja kebiasaan itu ga ilang ^_^

  3. trisula berkata:

    Wah lha hebat ancen Bu Nibras ki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s