Catatan tentang Mama

Pas beres-beres meja Rahma, kutemukan kalimat singkat yang ditulisnya.
Sangat singkat.

“Aku sangat suka bersalaman dengan mama karena aku merasa nyaman”

Kuingat-ingat lagi, berusaha mengingat-ingat kapan tulisan itu dibuatnya. Ya, kuingat tulisan itu dibuat saat Rahma entah kenapa beberapa hari agak suka ngambek, Waktu itu susah banget dikorek-korek…Alhamdulillah, masih bisa menahan tdk emosi, Tapi yang terjadi, selepas sholat maghrib berjamaah, aku menangis terisak-isak…Sedih sekali rasanya tidak berhasil dapat informasi dari Rahma.

Sibuk look in… bertanya pada diri, dimana letak kesalahanku dlm hal ini.

Kupeluk Rahma dan Rafif dengan erat, sambil membisikkan satu pesan,

“Anak-anak mama, mama ingin kalian saling menyayangi ya nak, Mama minta maaf kalo mama punya salah ya….”

Rafif mengucapkan hal yang sama, Rahma….sambil berkaca-kaca dia terbata mengucapkan permintaan maafnya juga disertai pelukan erat, kami sama-sama menangis dan ber-istighfar…
Nah, sepertinya tulisan itu dibuat setelah selesai sholat.

Terimakasih ya nak,

Mama harus terus belajar memperbaiki cara berkomunikasi dengan kalian,
Agar kalian bisa selalu nyaman berbicara apa saja kepada mama.
Mama hanya ingin anak-anak mama saling menyayangi dan bahagia.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Mama. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s