Situs pemblokir dan Internet

Dapet oleh-oleh dari Seminar  Parenting Mendidik Anak Tangguh di Era Digital, tentang pornografi.

Kaget juga pas lihat hasil survey anak kelas 4-5 SD, data yg diperoleh  37% pernah ‘mengakses‘ situs porno di rumah sendiri, dan 12% di rumah teman. Selebihnya di hp, warnet, mall, dll. Serem ga???

Meng-akses situs diartikan sebagai sebuah tindakan yang dilakukan dengan sengaja untuk membuka situs. Terus alesan mereka mengakses adalah karena “iseng alias kurang kerjaan”.

Sedih ga sih….ternyata rumah juga tempat yg sangat tidak aman dalam hal ini.

Kadang kita memang tidak membebani anak dengan tugas-tugas rumah karena khawatir kalo anak capek, tapi kalo ternyata survey menunjukkan mereka ‘kurang kerjaan’ , gimana dong. Oya sebab lainnya adalah ortu tidak mempunyai waktu yg cukup dengan anak,  dan kebanyakan ortu ternyata “gaptek” …hm, makanya kita kudu belajar teknologi biar ga gaptek.

Psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati menyarankan, anak harus diberi kegiatan agar tidak menjadi anak yang termasuk dalam definisi kurang kerjaan tsb, misal mencuci pakaian, merapikan kamar sendiri, ngepel kamar, anak sangat membutuhkan kegiatan fisik untuk menyalurkan energinya …jangan dikira anak capek cuci baju sendiri lo (emangnya kita?), mereka akan sangat senang dan bagi mereka kegiatan ini sangat mengasyikkan…bisa bermain air & sabun…(kitanya aja yg males  n khawatir kalo airnya berantakan kemana-mana)

Untuk keamanan, sebaiknya memperhatikan letak komputer, jangan menghadap dinding, lakukan filterisasi thdp situs porno, buat kesepakatan tentang waktu dan bermain internet, secara berkala, cek situs apa saja yang telah dibuka anak.

Beberapa situs pemblokir, agar anak aman dari situs-situs yg tidak layak  saat mereka mengakses internet, diantaranya :

Ada lagi yang mau share, tentang situs pemblokir, ataupun tentang pengalamannya, ditunggu ya…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Anak-anak, Umum. Tandai permalink.

5 Balasan ke Situs pemblokir dan Internet

  1. rully berkata:

    yang lebih ngeri lagi, hasil survei komisi perlindungan anak di 4500 siswa (kalo gak salah, yang disampaikan sama bu rani), bahwa 97 koma sekian persen, duah pernah kissing, dll.. (wah aku gak tega nulisnya, pake dll)… dan sekian belas persen no longer a …. “gak mau nulis ah”…
    So, jangan lewatkan 9 April, untuk memilih orang2 benar yang seharusnya duduk di tempat yang benar. jangan sampai orang salah duduk di kursi yang benar… yang bisa memperjuangkan nasib anak2 kita. bayangin, 5 tahun kekuasaan, kalo jatuh ke orang yang tidak benar, akan jadi apa sistem di negara ini? apa jadinya anak kita? apa mau dipasung di rumah aja, supaya gak kena dampak lingkungan sekitar…

  2. Ping balik: Pilih Nomer 8 « Belajar dari anak-anak

  3. Ping balik: Waspada, target pornografi ===> anak, bagaimana menyiapkan anak tangguh menghadapinya? « Belajar dari anak-anak

  4. izhy berkata:

    yang dari indo ada ta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s