Jago analisa-ku

“Aku tahu kenapa…..bla…bla…bla….”

Kalo sudah mengamati sesuatu, pasti akan berlanjut dengan kalimat yang didahului dengan ‘aku tahu kenapa’

Antara seneng tapi juga khawatir, pertanda berpikir kritis…namun ada tanda2 kurang nyantai alias terlalu serius. Itulah Rahma. Kadang kebiasaannya ini membuat tidak nyaman, kalau dilontarkan di tempat yang tidak memungkinkan kami menanggapi hasil analisanya saat itu juga. Misal di pasar Tanah Abang atau Jatinegara yang mau jalan saja susah,gimana mau menanggapi komentarnya itu.

aku tahu kenapa,

  • lantai itu selalu dipel kalo pagi,
  • kok tukang parkir itu meniup peluit,
  • mesin cuci itu airnya keluar semua,
  • kursi lebih rendah dari meja,
  • mama suka galak sama aku,
  • kok keran air itu bisa dibuka ditutup,
  • ada profesi tukang sapu,
  • satpam kok kelihatan galak,
  • adek bayi selalu menangis,
  • mobil ayah rodanya bundar,
  • baju bayi kancingnya sedikit,
  • celana dalam anak-anak kok ada gambarnya lucu-lucu ^_^
  • dsb…dsb…

Bisa begitu ya….apa ada hubungannya dengan kebiasaan waktu hamil dulu, rajin rapat analisa beban kerja ya???

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kakak Rahma. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s