Siang ini tercekat….
Terduduk lesu di kursi coklat
Bergemuruh luruh kepala teringat
Mungkinkah terjongkok merapat?
Siang ini terdiam lesu
Lidah terasa kelu
Hati terasa pilu
Disambar petir disayat sembilu
Siang ini siang yang tersepi
Ada yang hilang di sini
Di sebuah sudut hati
Di sebuah sudut ruang ini
Siang ini,
tiba-tiba saja semua film tentang kita seperti terputar menari,
Adegan tertawa, bersedih, bercanda, bertengkar, kompak, beda pendapat, curhat di pojokan, ngobrol di partychat, marah-marah, bete, gurau, berbagi…
tiba-tiba saja tak ada malu diantara kami saat ada genangan airmata di sudut mata kami…
Yaaa…..,kami tak malu, meneteskan airmata membayangkan kepergianmu.
Biarlah orang lain bilang kami super lebay….kami tak peduli!
***
Kau di sana sedang apakah?
Tersenyumkah?
Menangiskah?
Galaukah?
Biasakah?
Aaarrgghhh….
Maafkan kami yang takbisa menemanimu melewati hari ini,
Maafkan kami yang takbisa melihat ekspresimu hari ini,
Maafkan kami yang takbisa berbagi rasa denganmu hari ini.
Hingga kami tak tau,
Kalimat apa yang paling pas kami ucapkan buatmu,
Kalimat apa yang paling kau butuhkan untuk hatimu.
Tapi kekhawatiran kami pupus sudah, karena kami semua yakin,
Kau adalah sosok yang kuat…
Sebagaimana kau sering menguatkan kami, kala kami terjatuh,
Kau adalah sosok wanita yang berlogika…
Sebagaimana kau sering membuka pikir kami, kala kami mengedepankan rasa,
Kau adalah sosok yang tegar…
Sebagaimana kau sering mengingatkan kami, kala kami lupa soal ‘selalu ada sebab akibat’,
Kau adalah sosok yang tabah…
Sebagaimana kau sering menyadarkan kami, kala kami lupa bahwa ‘selalu ada saat datang dan pergi’,
Kau adalah sosok yang bijak…
Sebagaimana kau sering menghibur kami,kala kami merasa diperlakukan tidak adil,
Kau adalah sosok yang sabar…
Sebagaimana kau sering menyabarkan kami, kala kami lupa bahwa apa yang terjadi selalu yang terbaik buat kami menurut-Nya…
Betul kan keyakinan kami tentangmu?
***
Dedicated for santiwid ***big hug***
16 mei 2012, Edisi habis baca sk @Sudut lain ruang kita, tempat kita bercanda dan tertawa bersama, tempat yang dulu pernah menghangatkan kita bagaikan sebuah keluarga :’(
***


aaah sebuah tulisan dari hati ya mbak Devi
hehehe…iya nih mbak…nulisnya juga sambil mingsek2 ….
Satu-persatu anggota keluarga bagian keuangan pergi, tapi semua kenagan manis gak akan terlupakan. Empat tahun kumpul bersama layaknya satu keluarga besar, benar-benar gak bisa terlupakan buat aku Dev…. Jadi aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan, apalagi kalian lebih lama bersamanya dibandingkan dengan aku. Semoga dilain kesempatan kita bisa kumpul lagi dalam satu ruangan ….. (ngarep.com)
Iya mbak…wis mulai berser satu persatu….whaaaa..jd nyadar aku dah lama juga..7 tahun euuyy…*siap-siap*
Amin, smg bisa balik sini lagi mbak
aku udah baca di FB nih …
salam saya Bu
iya om…qiqiqi…
dan saya baik-baik sajah om….hari ini…
Ndalem banget Mba dev..
iya mbaaakkkk….masih sediiihhh :’(
*nggak tahu mesti bilang apa..lidahku kelu, tercekat.. tak terasa ada bulir2 air yang deras mengalir dari sudut mata
begitu banyak kenangan manis denganmu..dan akan senantiasa tersimpan di hati…
semoga persahabatan, persaudaraan indah ini, senantiasa dlm perlindunganNYA…
Bersama kalian, hidup ini menjadi lebih penuh warna..terima kasih sahabat..
Hanya Allah SWT yang kan membalasnya dengan kebaikan yang lebih berlipat ganda..
*peluk erat selalu*
hehehe…maap ya mbaaakkk….
pasti tau kan maksudku nggak bikin mbak menangis…
Jadi siapa yg bakal kuajak gendu2 rasa ya saiki, ***nyari mangsa***
*peluuukkk*
hik…hik..hiks…
(xixixiixiixixi….aku lah y paling catik di penyusunan sekarang)
:p
hoahahaha….paling cantik kalo tiap hari manyun ya ilang cantiknya hus :p
***eh, tapi bener yaaa paling cantik saiki aku, gda saingan wkwkwkwk