Merajuk dan sayap kupu

“Mama, aku mau pindah rumah, aku sebel rumah kita jauh…aku mau yang deket aja kayak Winner sama Nadira” Syafa terus merajuk dalam perjalanan pulang.

Kali ini benar-benar tidak memberi kesempatan mamah untuk berkomentar atau menjawab rajukannya itu.

“Pokoknya aku mau rumah deket…huuuu, mama nakal…ayah nakal…aku mau rumah dekat”

“Adek sedih banget ya karena rumahnya jauh?”

“Iya…aku sedih…kesel jadinya, mau rumah dekaaaatttt, harusnya di situ tuh deket sekolahku” (sambil menunjuk ke daerah Kramat)

“Begitu ya dek….kita banyak berdoa ya supaya diberi rizki untuk beli rumah dekat sekolah”

“Iya mah….mau yang deket ya…aku sudah nggak sabar niiihh jadinya….”

” Ya, kita terus berdoa ya….adek sudah nggak sabar punya rumah dekat?”

“Bukaaaaannn!!!”

“lo apaan dong?”

“Aku sudah nggak sabar sampe rumah, kalo rumah dekat pasti udah sampe, soalnya aku mau main kostum kupu-kupu”

*****

Hihihi, lucunya si adek, merajuknya itu loooo ga nahan banget, sampe minta pindah rumah segala, rupanya cuman karena pengen segera mainan kostum sayap kupu-kupu pemberian Nadira. (Terimakasih ya Nadira).

This entry was posted in Syafa. Bookmark the permalink.

3 Responses to Merajuk dan sayap kupu

  1. dewo says:

    Kalau begitu kita ngebut saja, Dik… Kalau perlu ga usah pake rem.

    (hayah)

  2. Imelda says:

    hehehe, coba besok-besok minta pindha rumah lagi ngga ya?

  3. ~Amela~ says:

    ih syafa imutnya :D
    cantik deh pake kostum kupu2nya

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s