Balok, mainan kaya manfaat

B A L O K  adalah mainan yang tidak asing lagi, karena saat dulu (1979) sekolah di TK, balok juga sudah ada dan dimainkan di sekolah. Jadi pas ketemu lagi di KB-RA Istiqlal sudah nggak asing lagi deh sama yang namanya B A L O K.

Bedanya, di KB-RA Istiqlal, dari sekian banyak mainan edukatif yang ada di sekolah, yang paling banyak jumlahnya adalah BALOK. Tentu saja ini cukup membuat penasaran, karena harganya juga relatif mahal (*untuk ukuran dompet saya loh yaaa*) jika dibandingkan mainan edukatif lainnya.

Hingga suatu saat Rahma bilang kalau dia pengen banget bisa mainan B A L O K di rumah. Orangtua mana sih yang nggak pengen nyenengin anaknya? Ganjelan soal harga seketika hilang saat mendapatkan informasi dan gambaran dari bu Sari, salah satu guru senior di Sentra Balok KB-RA Istiqlal. Bahkan beliau menyarankan, sebaiknya tidak hanya punya satu set, karena pada waktu itu ada 2 anak kecil di rumah.

Alhamdulillah, KB-RA Istiqlal selalu memberikan kesempatan kepada orangtua murid untuk melakukan observasi dan mengadakan simulasi kegiatan di setiap sentra bertepatan dengan jadwal rapat bulanan yang wajib dihadiri oleh orangtua.  Tentu saja kesempatan untuk mengenal ‘bagaimana cara bermain bermakna‘ ini harus kami manfaatkan dengan baik, agar kami dapat berkegiatan di rumah  sebagaimana di sekolah.

Sebelumnya kami pikir bermain balok hanya sekedar membuat bangunan saja. Ternyata masih banyak manfaat lainnya seperti yang sudah pernah kami tuliskan di blog ini sebelumnya (link ada di bawah). Salah satu manfaat B A L O K yang tidak kami duga adalah : “Mengenalkan Konsep Dasar dan Logika Matematika” .

Satuan-satuan balok memang diciptakan dengan ukuran tertentu, dalam proporsi matematika.

Balok adalah potongan-potongan kayu yang polos (tanpa dicat), sama tebalnya dan dengan panjang dua kali atau empat kali sama besarnya dengan satu unit balok. Sedikit berbentuk kurva, silinder dan setengah dari potongan-potongan balok juga disediakan, tetapi semua dengan panjang yang sama yang sesuai dengan ukuran balok-balok dasar. (Sumber : Alat Permainan Edukatif untuk Kelompok Bermain, Diknas, 2003)

Dengan bermain B A L O K, anak-anak lebih mudah mengenal konsep mengenai

  • menghitung jumlah
  • lebih dan kurang (lebih panjang/pendek, dua lebih banyak dari satu, setengah lebih kecil dari satu)
  • bentuk-bentuk geometri (kubus, persegi panjang, segitiga, silinder)
  • mengklasifikasikan (saat menyusun ataupun saat merapikan/menyimpan)
  • memadukan balok-balok dalam ukuran yang berbeda
  • mengenali pola

Dalam mengenalkan konsep tsb butuh pendampingan dari orang dewasa, untuk membantu mengembangkan bahasa dan kemampuan matematika dengan membicarakan bangunan-bangunan yang dibuat oleh anak-anak.

Saat melakukan observasi di Sentra Balok KB-RA Istiqlal, ada beberapa percakapan antara guru dan anak yang sempat kami catat.

‘Subhanallah, Rahma telah menemukan bahwa dua balok ini dapat dibuat menjadi satu balok panjang. Lalu memakai empat balok untuk membuat satu persegi yang besar’

‘Bangunan ini sama tinggi dengan menaranya ya? Seluruh balok yang kamu gunakan untuk pagar, ukurannya sama’

‘Rahma membuat bangunan tinggi, sedangkan Fina membuat bangunan memanjang’

Akhirnya, kami mengabulkan permintaan Rahma untuk punya mainan B A L O K di rumah. Saat itu, kami memesan lewat sekolah, karena belum paham musti pesan ke mana, lumayan lama juga nunggunya. Tidak di semua tempat yang menjual Alat Mainan Edukatif (APE) menyediakan mainan balok, agak susah-susah mudah mendapatkannya.

Tak terasa ya, usia mainan balok di rumah kami sudah 5 tahun…dan tetap menjadi mainan favorit mereka. Sejak adek Syafa ikutan asyik bermain, jumlah balok di rumah sudah perlu ditambah, apalagi adek lagi seneng membawa balok ke mana-mana dan dibungkus pake koran atau dimasukkan ke laci dan tas….balok di rak mainan berkurang sedikit demi sedikit deh jadinya :)

Bagaimana teman-teman? Tak perlu bingung lagi mencari hadiah mainan buat anak-anak kan? Jangan ragu untuk memasukkan B A L O K  ke dalam daftar hadiah untuk anak, cucu, ataupun kerabat anda. Selain banyak manfaat,  bahannya tidak mudah rusak, jangka waktu penggunaannya juga relatif lama karena sampai usia SMP, anak-anak masih suka memainkannya :)

***

“Artikel ini diikutsertakan pada Mainan Bocah Contest di Surau Inyiak”

***

Beberapa kegunaan dan artikel tentang balok sudah pernah kami tuliskan di blog ini.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Anak-anak, artikel pendidikan, belajar dari anak-anak, blogging, Mama, matematika, Permainan, RA Istiqlal, Umum. Tandai permalink.

29 Balasan ke Balok, mainan kaya manfaat

  1. omman berkata:

    Jadi ingat waktu TK mainan balok … :D

  2. vizon berkata:

    Setuju sekali Mbak Devi, balok kaya sekali dengan manfaat buat anak-anak. Harganya memang relatif mahal, tapi imbang kan dengan manfaatnya..? hehe.. :)

    Terima kasih sudah mengirimkan artikelnya Mbak…
    Saya sudah catat sebagai salah satu peserta dalam MAINAN BOCAH CONTEST

  3. sulunglahitani berkata:

    Saya g pernah main balok ini di rumah. Palingan pernah megangnya waktu di TK. Di rumah mainan saya cuma buku. Hehe.
    Salam kenal ya, Mbak.

  4. monda berkata:

    betul banget mbak, balok bisa juga untuk belajar geometri dan matematika ya

  5. dyahrusilowati berkata:

    suka sekali saya membacanya, kebetulan saya jualan APE balok, silakan kalau butuh balok lagi bu, buat teman-teman di sekitar anda, karena anda sudah membuktikan manfaatnya. Kalau bu butuh balok, hub kami ya, Rovina Toys, 082137776671 atau flexy 02470990093. Kami berdomisilidi Semarang.

  6. bundagaluh berkata:

    siiiip steuju banget mbak ttg kayanya manfaat dari BALOK…makane mpe tak bela-belain mbontot balok-balok bekas yg sdh dibuang di tempat sampah TK salsa dulu. stlh dicuci bersih alhamdulillaah malah jadi mainan yang edukatif dn sangat merangsang kreatifitas dan imajinasi anak. terutama Royan ni yg tipenya konstruktif bgt…Arsya juga lagi seneng2nya mainan balok…Salsa sbnre tdk begitu suka…ga tau apa mungkin krn dr kecil cenderung buku buku dan buku yg sering kami kenalkan ke dia…Salam sayang buat anak-anak ya…tq

  7. Nchie berkata:

    Setuju banget Mba..
    Mainan anak jaman sekarang nih..
    Banyak manfaatnya..
    Olive pernah punya,tapi ngga kaya gitu,..
    balok-balokkan kali ya..*kado*

  8. nh18 berkata:

    Almarhum Bapak saya pernah memberikan saya mainan Balok Warna warni satu kotak penuh …(waktu itu memang setiap potongan balok diberi warna macam-macam )
    Dan saya suka sekali menyusun-nyusun menjadi rumah …

    (dan yang tidak kalah menariknya adalah menyusunnya kembali dalam kotak tersebut … karena tekhnik penyimpanannya sengaja dibuat sedemikian rupa … sehingga harus memakai aturan tertentu untuk menaruh dan menyusunnya kembali di Kotaknya …

    Salam saya

  9. Puteriamirillis berkata:

    saya jadi kepengin punya balok juga, selama ini cuma lego mbak devi. trims infonya ya mbak.

  10. Abi Sabila berkata:

    Alhamdulillah, akhirnya saya pun selesai juga mengerjakan tulisan untuk ikut kontes yang satu ini. Semoga ikhtiar ini bisa membuahkan hasil maksimal . Amin. Saling mendoakan ya, insha Allah.

    Oh ya, saya juga sedang mengadakan kontes menulis Endorsement for Abi Sabila. Mohon doanya, dan saya tunggu partisipasinya. Terima kasih

  11. Imelda berkata:

    Di semua penitipan anak di Jepang dan ruang tunggu pediatric klinik/ RS pasti ada mainan balok ini. Lego pun sebetulnya termasuk balok yang dimodif, dan ada beberapa mainan modern yang mengambil model Balok.

  12. baju wanita berkata:

    jadi inget waktu TK…

  13. septarius berkata:

    ..
    jaman saya Tk dulu, mainannya juga balok..
    makanya sekarang saya jadi orang yg kreatif…hehehe…*nyombong*
    ..

  14. Ping balik: SURAU INYIAK » Blog Archive » pemenang mainan bocah contest

  15. Abi Sabila berkata:

    Selamat! Artikel ini terpilih sebagai salah satu pemenang kontes Mainan Bocah. Sekali lagi, selamat!

    Salam sukses!

  16. vizon berkata:

    Mbak Devi, tulisan ini terpilih sebagai salah satu pemenang Mainan Bocah Contest. Selamat :)
    Info selengkapnya, silahkan lihat di Surau Inyiak

  17. yati rachmat berkata:

    yudhistira, selamat ya atas kemenangannya. Balok memang something special tidak saja buat anak-anak tapi juga buat orang desasa dan grandma sekalipun. Iiiiccchh….kenapa bunda gak berpikir tentang balok ya, pdhal di ruang tunggu special for kids dikantor Unicef ada lho disediakan mainan balok-balok ini. Wah, kalo bunda nulis tentang mainan balok ini, pasti yang jadi juaranya bunda tuh, hehehehehe………..Just kidding. Selamat sekali lagi buat yudhistira. Tutur bahasanya pun bagus. Bunda salut deh. Regards untuk keluarga.

  18. yati rachmat berkata:

    hehehe….maksud bunda buat orang dewasa. Btw gambar-gambar yang ditampilkan juga meyakinkan sekali. Sekali lagi salut buat Yudhistira.

  19. chocoVanilla berkata:

    Selamat ya, Jeng. anak-anak saya juga punya mainan balok ini sejak bayi, sayangnya teronggok begitu saja di box mainannya. Sekarang lebih senang main balok virtual :(

  20. Ummu Izzah berkata:

    Salam kenal bunda,
    Artikelnya menarik, sehubungan dengan hal itu saya pengen numpang promo juga Produk-produk unik yang dapat membantu bunda dalam melatih perkembangan anak, moga-moga sj ada yang tertarik, Lihat di: http://ummicollection000.blogspot.com/p/aneka-produk.html
    Terimakasih bunda

  21. SETUJU..
    Mainan balok adalah salah satu edugames yang sangat bermanfaat untuk melatih kreatifitas anak (“,)

  22. Lintang Paramita berkata:

    Selamat sore, Mba Devi.
    Perkenalkan saya Lintang, salah satu guru PAUD di Jakarta. Saya ingin menanyakan apakah Mba punya referensi toko tempat menjual balok-balok kayu yang berkualitas lumayan bagus. Kami kesulitan sekali mencari produk balok yang bermutu. Terima kasih sebelumnya.

  23. jayadi berkata:

    Mantap sekali artikelnya.kami sedia centra balok dengan harga relatif murah.http://mainanalfaqih.blogspot.com

  24. Agen Abaca berkata:

    Sangat bagus ulasannya dan baru tahu ternyata mainan seperti ini sangat baik untuk anak. Nice sharing

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s