Belajar Pidato…Pidato Belajar…

belajar-dengan-pidato

Bingung, gimana judulnya..

Ceritanya sekarang kan Rahma sedang pekan ulangan umum, pengennya sih kami ga ikutan pusing atau stres ngurusin masalah ‘ulangan’ ini, pengennya Rahma nyadar sendiri apa yang harus dia lakukan menghadapi ‘ulangan’ itu sendiri. Ternyata susah juga menjauhkan perasaan stres itu. Apalagi melihat si pelaku utama terlihat sangat santai dan ketika diingatkan akan pelajaran, dia dengan enteng menjawab ‘maaf mama, aku sedang menulis cerita, maaf ayah aku sedang membaca, maaf mama aku sedang membuat hasil karya, maaf ayah aku pengen baca juzama saja..melipat…menjahit…menggambar…bla..bla…bla…dst’

Tidak ada satu alasan untuk melarang kegiatannya itu…

Ayah mengajak bermain peran buat main pidato-pidato-an, bermain peran sebagai mc, penceramah dalam suatu kegiatan pentas.

Mulailah menyiapkan seting, membuat mimbar dari kardus, mikrofon bekas, tripod, sofa buat duduk. Semua kebagian bergantian peran. Rafif ceramah, ayah mendengar, Rahma jadi Pak Dona (begitu sebutan mereka untuk peran yang bertugas menshooting, pak Dona ini adalah bagian dokumentasi di Sekolah Istiqlal..jadi setiap ada kegiatan memang beliau ini yang sibuk mendokumentasikan…). Awalnya Rafif ceramah tentang kambing kurban, Rahma jadi MC, (yang sibuk mengingatkan semua untuk tertib..ih, niru siapa ya??? ^_^) terus gantian Rahma jadi penceramah..tentang anak harus menghormati orangtua, sampai Rahma kehabisan ide, gantian ayah yang ceramah…mencoba ceramah tentang pelajaran Sains, kebersihan lingkungan, dan mencoba berinteraksi dengan tanya jawab pada Rahma dan Rafif..(akhirnya, tanpa sadar, mereka belajar), melihat ayah sangat lancar dengan buku peajaran itu, ketika Rahma ingin ceramah lagi dengan buku itu…dan ayah jadi pendengar yang sibuk nanya2, yang ceramah jadi sibuk menjawab dan menjelaskan…Rafif jadi ikutan belajar deh, Rahma juga belajar pidato juga belajar sains.

Alhamdulillah, jadi judul yang tepat belajar pidato apa pidato belajar???

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Abang Rafif, Kakak Rahma. Tandai permalink.

5 Balasan ke Belajar Pidato…Pidato Belajar…

  1. bundagaluh berkata:

    Good idea…
    Btw, tentang kak Rahma yang cerewet mengingatkan untuk tertib ini, tertib itu hehehe jadi ingat Salsa. Persis kaya gitu juga (dan jelas refleksi gaya ibunya banget tu…memang buah jatuh tidak jauh dari pohonnya)…semangat terus deh…

  2. Papazakiyya berkata:

    hi… thx for visit my blog, now i visit your great blog, its nice…

  3. cepogo berkata:

    Wah seru juga ya,,,,,,ditunggu ya dibintara, jangan kaget kalo masih becek2, ya kayak dikampung dah rumahnya.

    terima kasih sudah sowan ke cepogo.com

  4. rully berkata:

    wah…, senengnya punya ayah kreatif hehehe…
    kakak rahma jadi belajar juga yaa…

  5. maulana malik ibrahim berkata:

    gimana….sich rahma buatn pidato masak nggak ada judulnya…………..ops sorry za udah ngatain….tolong za add aq………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s