Perubahan lirik lagu Hymne Guru…

Mengingatkan kembali pada masa sekolah dulu, setiap Senin selalu menyanyikan lagu ini setiap upacara. Namun tadi pagi di radio Female, katanya ada perubahan lirik lagunya…

Terpujilah, wahai engkau, ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup, dalam sanubariku

Semua baktimu, akan kuukir, di dalam hatiku

Sbagai prasasti, terimakasihku, tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan,

Engkau laksana embun penyejuk, dalam kehausan

Engkau patriot pahlawan pembangun insan cendekia

Selamat hari guru…

Bersamaan dengan peringatan Hari Guru yang jatuh pada Selasa, 25 November dan hari ulang tahun ke-63 PGRI, disosialisasikan perubahan lirik lagu tersebut yang diikuti dengan sosialiasi ke sekolah. Pengubahan lirik terakhir lagu berjudul Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang telah ditetapkan sebagai himne guru sejak 1994 tersebut merupakan hasil negosiasi Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional, PGRI dan sang pencipta lagu itu sendiri, Sartono. (Lampung post)

***Mohon dibaca dahulu komentar-komentar pada tulisan ini, sebelum menggunakan liriknya…atau barangkali teman2 punya lirik yg diambil sesuai aslinya??? (update,29-4-2010)

*** Engkau patriot pahlawan bangsa…pembangun insan cendekia

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

31 Balasan ke Perubahan lirik lagu Hymne Guru…

  1. parjiyana berkata:

    sangat setuju masak guru kok kok pahlawan tanpa tanda jasa lucu. guru pahlawan jasanya tak dapat dibalas oleh siapapun cuali ALLAH

  2. Hormat guru semoga budi baik guru akan dibawa selama hidup oleh yang pernah menjadi anak didiknya selamat hari guru 25 november selamat pahlawan PEMBANGUN INSAN CENDIKIA …..

  3. Drs. Cecep berkata:

    Setuju, tapi dikalimat terakhir ada suku kata yang tidak pas dengan patiture, sebaiknya jangan PAHLAWAN PEMBANGUN, tidak pas suku katanya, da punya makna ganda/bertumpuk antara pahlawan dan patriot, lebih bagus ENGKAU PATRIOT PEMBANGUN BANGSA, INSAN CENDEKIA.

  4. safira berkata:

    setuju,karena nyokap n bokapku itu seorang guru…
    sebenarnya lebih bagus “tanpa tanda jasa”…
    tapi,kl kyk gitu kyknya lucu….

  5. SUHARSONO, S.Pd berkata:

    Syairnya masih salah tuh …

    ENGKAU PATRIOT PAHLAWAN BANGSA ….
    PEMBANGUN INSAN CENDEKIA …

    Bagaimana sih Ibu ini, kalau memberi info itu yang benar dong …..

    Merdekaaaaa !!!!!

  6. guru teladan berkata:

    jadi susah naynyi nya kalau di ganti begitu,

  7. syahida berkata:

    setuju banget ganti aj hymne guru jadi guru bener2 dianggep

  8. Edy Gui berkata:

    apakah cara nyanyi kannya tetap?

  9. sandi rigo nugraha berkata:

    boleh saya minta partiturnya?

  10. Johar Ridwan berkata:

    Sementara kita asyik membahas perubahan syair yang katanya hasil negosiasi Dirjen, PGRI dengan Pencipta Lagunya -Bapak Sartono-, sampai sejauh ini saya belum pernah mendapatkan sumber yg bisa dipercaya tentang perubahan syair yang OTENTIK, baik dari instansi yg berwenang maupun dari pencipta lagunya.
    Lebih penting dari itu semua……ternyata selama lebih dari 20 tahun lagu ini dilatih dan dinyanyikan oleh jutaan siswa, ribuan sekolah di seluruh Indonesia, ternyata Bapak Sartono, pencipta lagu ini, selama itu pula belum pernah menerima royalti sepeserpun dari pihak manapun atas lagu ciptaannya.

  11. Aki Eman berkata:

    Hymne Guru ini tidak dinyanyikan oleh guru akan tetapi oleh murid-murid atau mereka yang mencintai guru. Sampai saat ini para guru baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggalkan kita belum mendapatkan penghargaan yang sebanding dengan pengorbanannya. Biarkan lyricnya seperti yang asli dari Pak Sartono penciptanya seperti di bawah ini:

    Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
    Pencipta Lirik dan Lagu : Sartono

    Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
    Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
    Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
    Sebagai prasasti terima kasihku
    Tuk pengabdianmu

    Engkau sabagai pelita dalam kegelapan
    Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
    Engkau patriot pahlawan bangsa
    Tanpa tanda jasa

    Keterangan :
    Pahlawan tanpa tanda jasa adalah sebutan bagi para guru.

    Note :
    Indonesian old patriotic song
    Free public song & non commercial copyrighted song lyric
    Lagu ini dikenal juga dengan judul : Hymne Guru

    Sumber: http://organisasi.org/pahlawan_tanpa_tanda_jasa_lirik_lagu_wajib_nasional

  12. umar bakri berkata:

    Guru sekarang sudah profesional dan sudah banyak guru teladan yang mendapat tanda jasa dari pemerintah. Jadi sebutan GURU dengan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa sungguh tidak relevan.

    Emangnya guru jaman saya UMAR BAKRI…..boro boro jasa….napas aja senin kemis

  13. micoly berkata:

    nada na kumaha euy lier, hese ngasupkena…

  14. gita berkata:

    18 November 2011

    Kepada yang terhormat,,
    Bapak/Ibu Guru &
    Bapak/Ibu Dosen. .

    Dengan hormat,

    Saya selaku siswa/mahasiswa ingin mengeluhkan tentang cara mengajar kalian para pengajar yang sudah berudah ! mana pengajar yang katanya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, mana yang katanya pengajar sebagai orang tua disekolah/kampus, mana katanya pengajar yang pelita tanpa tanda jasa, mana yang katanya pengajar yang laksana embun penyejuk dalam kehausan dan mana katanya patriot pahlawan bangsa yang tanpa tanda jasa !!

    Mungkin ada sebagian pengajar yang seperti lagu “hymne guru” tapi tidak sedikit pula pengajar yang tak mencerminkan hal itu ! yang kami (siswa/mahasiswa) dapat adalah pengajar yang angkuh dengan kepintarannya, yang sombong dengan ilmunya, yang tidak mengenyampingkan etika berbicara sebagai pengajar !! mereka tidak segan” mengeluarkan kata” kasar didepan murid”nya, mereka tidak segan” mencaci dan memaki murid” yang tidak bisa mengikuti pelajaran yang mereka ajarkan bukan bersabar untuk mengajari kami !! kami tau pengajar bukan tuhan yang super sabar mereka hanya manusia yang memiliki kekurangan tapi tidak selayaknya mereka menunjukan kekurangan mereka didepan kami para murid. Kalian sebagai pengajarkan sudah memiliki pengalaman yang lebih dalam mengajar,, apa kalian tidak belajar dari yang sudah”.

    Kami ingin dihormati sebagai siswa/mahasiswa, kami ingin disayangi seperti anak kandung kalian dan kami ingin kalian tahu kalau kalian berarti bagi masa depan kami !!

    Ttd

    Murid yang tersakiti

    • sabar darono berkata:

      waduh anda tiak boleh mencela guru seperti itu…walau bagaimanapun mereka adalah orang tua kalian juga…..mungkin ada pendekatan yang dapat anda lakukan …salah satunya enghubungi kepala sekolah,,,,atau dekan untuk memecahkan masalah itu….iyakan…….anda jugakan pernah dididik mereka……by..http://galerysabar.blogspot.com

    • pak guru berkata:

      Nak Gita,kalau anda gak mau menghormati guru, pun sebaliknya,gak bakalan nyambung,jangan dishare di media umum,bicaralah dari hati ke hati dengan mereka,justru dengan surat terbuka seperti ini sudah mencerminkan bagaimana sulitnya anda dididik nak!Bahasa “kalian”yang anda pake juga sudah mencerminkan pribadi anda yang susah diatur, sekali lagi, bicaralah dengan yang bersangkutan dari hati ke hati, toh tidak semua guru anda seperti itu, maaf nak, takutnya nanti malah ilmu dari guru anda jadi gak ada yang manfaat dengan sikap anda seperti ini

    • Chamdanah berkata:

      Mbak Gita sayang ,tolong juga dimengerti guru juga manusia dengan latar belakang yang berbeda-beda.Mungkin mbak pernah disakiti dengan kata-kata spt yg mbak omongin “kasar” tapi ku yakin maksud guru tsb baik.ingin benahi.jadi jangan salah menerima.kalau ada kedekatan dng beliau cobalah dikomunikasikan dg baik.saya juga pendidik ingin anak -anak terbuka ,mengkritik silahkan asal caranya matur yang baik.Insyaallah akan diterima dengan baik.Mbak bisa merasakan kalau nanti dah jadi pendidk min dah punya anak.sejengkel2nya pada anak dalam hati terdalam pasti sayang.Dengan tawadu’ pada guru insyaallah ilmumu akan bermanfaat.Tapi sebaliknya mrak bisa melanjutkan sendiri.Semoga mbak termasuk orang yg beruntung ingat pd orang2 yg telah berjasa padamu.amin.
      Ttd.
      Seorang pendidik dari KUDUS

  15. dah menyanyikan ampe lima kali baru lah passsss……………

  16. Iqbal Abdul Aziz berkata:

    Yang sekarang jadinya yang mana dipakenya?
    minta Lyric + MP3 nya y?

  17. Jumadi berkata:

    Btul, tp udah 3 thun prubhan, banyak siswa dibeberapa skul dsekitar sya msih menggunakan syair lama

  18. nurul berkata:

    boleh mintak lirik lagunya mbk?

  19. aparampa pexox berkata:

    benar skali 8)

  20. thita berkata:

    kayaknya ada yg ketinggalan….harusnya engkau patriot pahlawan BANGSA pembangun insan cendekia

  21. medi berkata:

    guru berjasa dan bergaji bung,dan tingkatkan sdm guru, kasihan tuh guru yg bukan pns.

  22. Rian armidi berkata:

    Kok di ganti?

  23. Nisang berkata:

    Buat anak-anakku yang tercinta, menjadi guru bukanlah pekerjaan yang mudah, seseorang membutuhkan komitmen untuk mengemban tugas mulia ini. Kalau ada guru yang kurang simpatik dalam hatimu, itu karena proses perubahan pada pikiranmu. Kalau ada guru yang kedengarannya kasar, itu karena ia manusia biasa. kalau ada guru yang menegurmu itu karena ia sayang padamu. kalau ada guru yang kata-katanya kasar, itu karena latar belakangnya. Kalau ada guru yang tindakannya salah, berikan dia jedah untuk memperbaiki. Kita semua adalah guru, anak kecil, remaja, dewasa, orang tua semuanyalah adalah guru. Ada yang jadi guru untuk dirinya sendiri, ada yang jadi guru untuk keluarga, sahabat, bahkan orang lain. Tuhan adalah guru untuk semua makhluk di muka bumi ini. maka marilah kita renungkan “apa itu Guru sesungguhnya”. Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s