Belajar membaca dengan bermain ‘jejak kaki’

Pas dengerin dongeng pagi radio Female yang dibawakan oleh Paman Gery, tentang melacak jejak anjing….Rafif langsung penasaran dengan kata “jejak” dan sibuk bertanya tentang apa itu jejak? Sama nggak dengan telapak? Kalo tapak? ….

Melihat antusias Rafif, ayah Yudi berjanji akan mengajak mereka main mengikuti jejak di rumah saat libur, meski belum ada ide tapi ayah pengen memanfaatkan antusias mereka ini untuk menambah kosa kata buat mereka.

Tibalah hari yang ditunggu-tunggu untuk bermain, dan mereka sibuk terlibat mulai dari pembuatan jejak kaki, sambil sibuk bertanya cara mainnya bagaimana…penasaran banget…

Bahan yang digunakan untuk membuat jejak kaki adalah karton warna bekas, karena yang akan digunakan sebagai petunjuk jejak adalah warna jejak. Rahma dan Rafif sibuk menggambar jejak kaki masing-masing di kertas, lalu menggunting sepasang, dan selanjutnya dijadikan pola untuk pembuatan jejak selanjutnya. Ayah membuat kotak dari karton untuk tulisan yang akan dikenalkan pada mereka. Tentu saja saat menuliskan tulisan, harus bersama dengan anak-anak agar anak melihat tulisan dan mendapat inrformasi awal cara membacanya. Kali ini ayah menuliskan profesi dan alat yang digunakan untuk bekerja.

Permainan dimulai dengan meletakkan tulisan profesi di garis start lalu jejak kaki mulai disebar ( dengan jarak yang terjangkau anak) menuju ke tulisan alat yang digunakan (boleh berbelok-belok, seperti di permainan labirin mencari pintu keluar), namun tulisan di akhir jejak dibalik sehingga bagian tulisan tidak terlihat, nanti anak yang akan membaliknya jika sudah sampai jejak kaki terakhir. Tiap profesi warna jejaknya berbeda. (misal warna merah untuk jejak kaki dari tulisan kusir sampai ke tulisan delman). Seru banget mereka bermainnya, bahkan mereka minta tulisannya ditambah lagi…

Alhamdulillah, kosa kata mereka bertambah..oya, Rahma kali ini mulai dikenalkan dengan kosa kata Bahasa Inggris, hal ini untuk menghindari kebiasaan Rahma yang selalu ingin membacakan tulisan yang ditemukan Rafif…(mungkin maunya membantu Rafif yang lagi belajar membaca, tapi Rafif jadi suka kesal karena ingin berusaha baca sendiri..^_^)

Tips :

Bisa digunakan untuk belajar apa saja (nama gunung-kota, pahlawan-asal,propinsi-kota,bandara-kota, kerajaan, ibukota negara,dll)

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Anak-anak, Permainan, Umum. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s