Pentingnya Jadwal Kegiatan untuk Anak

Jadwal kegiatan untuk anak sangat penting untuk dibuat (kalau bagi saya sih wajib),  untuk menghindari kebingungan saat ada waktu yang dirasa pas untuk melakukan kegiatan bersama anak (syukur-syukur kalo bisa ada waktu tiap hari..). Dengan demikian orangtua bisa menyiapkan apa saja yang diperlukan dalam melakukan kegiatan tersebut, jadi pas timing-nya tepat bisa langsung mengajak anak untuk melakukan kegiatan seperti di jadwal.

Jadwal ini sifatnya bisa mingguan/bulanan (tiap hari ada kegiatan) atau bisa berupa daftar saja yang bisa dikerjakan selagi waktunya tepat. Yang penting tetap harus dibuat…buat ibu yang tidak bekerja wajib  membuat, apalagi buat para ibu yang bekerja, wajib banget !!! Ini pilihan sih, tentu saja kalau pengen si kecil di rumah melakukan kegiatan yang bersifat edukatif atau menambah kemampuan si kecil (tentu saja ide kegiatan jarang ada pada si embak pengasuh di rumah, kalo dah ada jadwalnya si embak pun bisa diajak bekerja sama…daripada si kecil diajak nonton TV)

Siapkan jadwal dan bahan di hari libur, pas Minggu malam, kasih tau orang rumah dan deskripsikan sejelas-jelasnya. Si kecil-pun akan melakukan kegiatan yang bermanfaat, paling tidak sehari satu kegiatan…kalau bisa lebih dari satu ya lebih baik..dengan catatan si kecil harus senang loh…

Jadwal yang dibuat misalkan seperti berikut :

Hari—–Kegiatan————-Bahan yg ada di rumah———-bahan yg perlu dibeli—

Senin—-Buat Gelembung Sabun–sabun cuci piring, gelas———-sedotan.

Selasa—Mindahin air pake spon–spon cuci piring, ember,air——…………..dst

atau kalau mau gampang liat jadwal bulanan di sini.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Anak-anak, Permainan. Tandai permalink.

14 Balasan ke Pentingnya Jadwal Kegiatan untuk Anak

  1. sahabat88 berkata:

    enak nyaa..
    punya ibu kayak mbakk.
    semoga jadi ibu yg penuh kasih sayang. :D
    #saya yang bahagia diberi titipan dari Allah 3 anak…alhamdulillah

  2. Rully berkata:

    trims mbak atas postingan dan linknya itu.
    cuman kadang aku jadi bad mood (secara aku orangnya moody banget). Misalnya dari kemaren udah rencana untuk ngajak jalan anak ke suatu tempat, eeh ternyata ada halangan, entah itu ada kerjaan mendadak shg aku harus pulang mlm ato halangan laen.. Jadi sebel..
    Semoga anakku gak ketularan sifat moody-ku ini. Tentu saja, si bunda terus belajar memperbaiki diri :)
    chayo for myself hehehe…

  3. Lala berkata:

    Yang penting lentur mbak, aku kenal dengan seorang ibu yang “sangat berpegangan erat” dengan jadwal yang dia buat sehingga akhirnya membuat stress anak-anaknya.

    Tapi pada dasarnya, anak-anak itu senang kok dengan jadwal.. karena itu bisa membuat mereka bisa mengira-ngira besok mereka belajar apa.

    Maju terus ya… ^_^

  4. umi rina berkata:

    Salam kenal kembali ya… :) Setuju banget kalau jadwal itu bisa bikin anak2 disiplin, tapi ya, tetep adakalanya mesti lentur… Orangtua kadang2 mesti tahu juga moodnya anaka2…:))

    Ok, see yea..!!

  5. yanti berkata:

    Subhanallah… saya salut dengan ibu…
    Ini adalah cara yang diterapkan untuk anak-anak “Special Needs”.

    Dan alhamdulillah berhasil…

    Sejak awal saya tahu “metode” ini saya selalu menyarankan pada orang tua dengan anak-anak normal… tapi rupanya… sulit memberi pengertian betapa pentingnya hal ini…

    Mudah-mudahan Ibu istiqomah.
    Insya Allah ini akan menjadi “pembuka” untuk minat anak, makanan/ barang-barang pencetus alergi, riwayat sakit anak dsbnya…..

    Selamat… saya turut senang dengan semangat ibu

  6. Ping balik: Ketika kegiatan tidak sesuai dengan rencana « Belajar dari anak-anak

  7. Ping balik: Kegiatan liburan.. « Belajar dari anak-anak

  8. madaff berkata:

    Wah,…ga nyesel deh di lempar ke sini sama Om google….Kayanya saya bakalan sering mampir nih,secara saya pencinta tulisannya orangtua ttg anaknya,pa lagi yang punya anak special needs seperti saya…
    OK, saya link ya….
    Salam kenal…

  9. Devi yudhistira berkata:

    ma daff kok gada alamat blog-nya ya??? oke deh..sering2 mampir ya…

  10. adjie berkata:

    makasih bunda, saya mo pake untuk ponakan2 nih

  11. mamaray berkata:

    dulu, Mbak, aku pernah melakukannya…
    aku bikin daftar kegiatan/permainan setiap hari, yang bisa anakku (waktu itu umur 2 tahun, belum bicara, rentang konsentrasi pendek) lakukan selama minimal 5 menit, akan diberi tanda contreng di kolom kegiatan tadi.
    Aku mendelegasikan tugas ini ke pengasuhnya, dan alhamdulillaah pengasuhnya paham.
    Sudah berjalan kira-kira 2 bulanan. Tapi kemudian pengasuhnya ganti dan jadwal itu sudah tidak berjalan lagi. Namun demikian anakku sudah pesat kemajuan kemampuan verbalnya, sejak dia sekolah KB.
    Terima kasih, lewat tulisan Mbak Devi, aku diingatkan kembali untuk menyusun jadwal kegiatan kembali, sesuai usianya tentunya (sekarang 3,9 tahun)

  12. Ping balik: Finish : Tantangan 30 Hari Klub Oase | Belajar dari anak-anak

  13. ika berkata:

    great,, bs bantu apa saja yang bisa diajarkan pada anak usia sebelum 1 thn utk meningkatkan IQ dan EQ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s