Membuat Alat Musik Perkusi dari Botol Bekas

alat-musik-perkusiBahan :

Selotip, gunting, biji/batu kecil, karet, kertas bekas alas kue,

kertas warna, benang wol

 Cara membuat :

  1. Ambil Botol yakult bekas, isi dengan batu kecil/biji
  2. Tutup dengan kertas kue, ikat atasnya pake karet
  3. Beri mata 2, mulut 1
  4. Beri rambut dengan benang, ditutup selotip
  5. Beri bando dari kertas, tempelkan pake selotip
  6. Beri baju dengan kertas., tempel pake selotip.


Catatan : Sebenarnya lebih bagus kalo pake lem, jadi agak rapi, tapi karena Rahma sendiri yang membuat pengennya pake elotip, jadinya seperti penampakan di sini.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Kakak Rahma, Permainan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Membuat Alat Musik Perkusi dari Botol Bekas

  1. Rully berkata:

    Kebiasaan Mbak Devi dalam mendokumentasikan hasil karya buah hatinya ingin kuikuti. Yaah, walaupun sementara ini hasil karya anakku adalah coretan di tembok/sprei dan stiker tempelan di mana-mana hehehe…
    Oya Mbak, trims atas sharing-nya tadi ya ;)
    Btw, di blognya Pak Kobir (dulu staf OTL masih inget?) ada slide show asmaul husna. Coba klik di kobir8.blogspot.com.
    Semoga Allah selalu memberikan kasih sayangNya pada kita sekeluarga…
    # Amien…okeh Rul, tar kalo ada pelatihan Komunikasi bulan Juni/Juli harus ikut loh..(promosi)..
    ada kata bijak ni menyikapi coretan di dinding, dicermati yo jeng….”Kenangan itu akan menghilang sebelum anda sadari, coretan-coretan tangan anak anda di dinding semakin banyak. Kemudian hilang” (Dorothy Evslin) mungkin kurang lebih, masa kanak-kanak akan berlalu sangat cepat, dinikmti saja hehehe..

  2. bundagaluh berkata:

    wah kok kak Rahma kreatif banget..hebat..Tante udah cerita loh ke anak Tante, Salsa, tentang kak Rahma…salam kenal ya…
    # makasih ya tante..nanti kalo kita ke Solo, kita janjian ya..dah dicoba belum Salsa buat alat ini?

  3. Ema berkata:

    Saya sedanga mencari guru perkusi untuk sebuah lembaga pendidikan. Siapa yang bisa bantu saya ya?

  4. tataloe berkata:

    wah, sudah semakin langka orang semacam anda..he, telad nih buka situsnya…

  5. yudhistira31 berkata:

    Terimakasih, oya yang dimaksud telat ini dalam artian ‘lelet’ jika pas ingin buka artikel di blog ini atau telat bergabung dengn keluarga yuhidtira31?
    Kalo yang pertama, ya maklum namanya juga blog gratisan, kalo yg kedua lebih baik telat daripada tidak tau sama sekali kan…salam kenal..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s