Oleh: yudhistira31 | November 12, 2009

Sandiwara Langit

sandiwara langit

Judul Buku : Sandiwara Langit

Tebal : 200 halaman

Penulis: Al Ustadz Abu Umar Basyier

Penerbit : Shofa Media Publika

Subhanallah…kisah nyata yang sangat mengharukan, menyentuh dan inspiratif. Ada beberapa hal-hal yang baru saya ketahui setelah membaca buku ini. Kisah yang seperti inilah yang seharusnya banyak dibaca oleh siapapun.

Suka, duka, bahagia, masalah, solusi semua tertata dalam cerita apik yang amat menyentuh.

Setelah membaca, saya jadi maluuu….masalah yang sering saya hadapi belum ada apa-apanya dibandingkan dengan tokoh utama dalam buku tsb, namun betapa dia bisa melalui semuanya dengan ikhlas semata-mata karena-Nya, yang membuat saya sangat iri…

Buku ini saya dapatkan dari pak Heri, pemilik web Inyonge.Com sebagai ucapan terimakasih dan kenang-kenangan atas partisipasi saya mengirim artikel dalam bahasa Banyumas “NGAPAK” (butuh perjuangan yang besar lo…ternyata susah menulis dalam bahasa Ngapak…). Makasih ya pak Heri…bukunya sangat bermanfaat…saya tunggu buku-buku berikutnya…hehehe.


Oleh: yudhistira31 | November 11, 2009

Oven Pizza

oven

Seneng banget bisa ngeliat langsung oven model tungku di gerai Pizza saat kami berkunjung ke  Wisata ala koboi De’ Ranch Lembang beberapa waktu yang lalu, sebelumnya hanya melihat di buku dan internet saat tema belajar kami tentang Italia. Benar-benar tidak disangka-sangka, nyempil diantara semua hal yang berbau kuda dan koboi…

Rahma dan Rafif sangat excited, bahkan mereka minta duduk di depannya melihat proses membuat pizza yang sedang dipesan orang (kami tidak memesannya hehehe). Sibuk mengamati dan menebak jenis pizza yang sedang dibuat. Beruntunglah, akang/teteh yang ada di situ ramah2, biarpun kita ga beli, mereka ga jutek pas kita ngendon lumayan lama lengkap dengan komentar ala anak-anak. Terimakasih ya…

“Ma, lihat itu pizza margherita ya ma…nanti pasti dikasih saos tomat, keju, sayur..biar warnanya kayak bendera italia..iya yang itu yang kesukaan Ratu Margherita kan??” Rahma membisikkan pendapatnya.

Bagaimana tema pembelajaran kami jadi belajar tentang Italia??? silakan dilihat di :

Oleh: yudhistira31 | November 10, 2009

Mental Imagery

Beberapa kali ikutan pelatihan di bidang parenting, beberapa kali itu pula dalam setiap pelatihan itu selalu ada momen yang membuat saya menangis dengan suksesnya…

Suatu kali, saya ‘kesasar’ ikutan TOT, gara-gara ada satu materi yang saya harapkan muncul di TOT tersebut, tapi ternyata ini TOTnya bener-bener teknik2 memberikan sebuah pelatihan. Meski agak kecewa, namun informasi mengenai bagaimana mengadakan sebuah pelatihan yang menarik dan tidak membosankan sangat bermanfaat bagi saya pribadi. Dalam TOT itulah saya baru tahu, bahwa apa yang dilakukan oleh beberapa orang Trainer dalam pelatihan yang pernah saya ikuti, sehingga membuat saya menangis bombay, dinamakan dengan “MENTAL IMAGERY” (MI). Saya diminta memejamkan mata, dan mulailah trainer menceritakan sebuah kisah dengan bahasa yang sederhana, dan mulailah kami mengikuti alur dengan membayangkan2 berbagai hal..yang berakhir dengan saya menangis…hiks…

Yang menjadi pertanyaan saya, apakah mental imagery ini hanya bisa digunakan dalam pelatihan yang berbau psikologi saja??? atau bahkan bisa dimanfaatkan dalam topik yang lain. Setelah browsing, saya mendapatkan sebuah gambaran tentang MI ini.

Mental imagery adalah kemampuan manusia untuk mengkhayalkan gambaran-gambaran di dalam pikiran  setelah stimuli asli adalah tidak  dapat dilihat lagi. Komponen kognitif ini adalah salah satu cara yang membantu faktor-faktor di dalam memori-memori  dan pemikiran yang ada. Komponen ini menyediakan dengan gambaran-gambaran untuk bantuan  menerjemahkan konsep-konsep yang diperkenalkan.

Korn & Jhonsoon, mental imagery adalah menggambarkan suatu hasil tertentu sebelum hasil tersebut dicapai. Dengan visualisasi seseorang seolah-olah membuat rancangan gambar secara abstrak tentang hasil yang ingin dicapai. Mental imagery merupakan kemampuan manusia untuk menggambarkan kesan dalam pikiran sesudah stimuli original pada pandangan keluar.

Roger (1971) mengemukakan Mental imagery merupakan kemampuan manusia untuk menggambarkan kesan dalam pikiran sesudah  stimuli original pada pandangan keluar. Komponen kognitif ini merupakan salah satu faktor utama yang membantu memori dan pikiran sekarang.

Imagery adalah representasi mental pikiran tentang benda-benda yang secara fisik tidak hadir/ terlihat saat itu, namun telah di simpan dalam ingatan. Imagery merupakan bayangan pikiran seseorang mengenai objek atau peristiwa yang pernah didepresi, dialami, atau hanya dibayangkan seperti orang yang sedang melamun. Dengan imagery kita dapat membayangkan pengalaman masa lalu kita, dan bahkan juga pengalaman dimasa depan yang belum kita alami.

Mental imagery adalah pengalaman yang menyerupai pengalaman perceptual, tetapi yang terjadi di dalam ketidakhadiran stimuli sesuai untuk relevan persepsi (cf. Finke, 1989; McKellar, 1957). Sangat sering pengalaman-pengalaman ini dipahami oleh pokok-pokok mereka sebagai rekonstruksi-rekonstruksi atau pengalaman-pengalaman perceptual yang nyata dari masa lampau mereka, diwaktu  lain yang mereka boleh tampakkan untuk mengantisipasi apa yang diinginkan dan apa yang ditakutkan dengan pengalaman-pengalaman di masa depan. Dengan begitu mental imagery (pembayangan) telah dipercaya untuk memainka sesatu yang sangat penting  peranannya di dalam memori (Yates, 1966; Paivio, 1986) dan motivasi (McMahon, 1973). Ini juga biasanya percaya untuk terpusat dilibatkan di dalam visuo-spatial yang memberi alasan dan pemikiran kreatif atau yang berdaya cipta. Hal ini pada umumnya sama rumitnya untuk semua proses pemikiran.

Tujuan penggunaan mental imagery adalah (Kosslyn, 1990)

  1. Perolehan kembali memori
  2. Memecahkan masalah
  3. Memproduksi uraian-uraian
  4. Asosiasi dan lamunan

Fenomenologi dari MI

  1. Bila kita membentuk suatu gambaran mental pada pengalaman maka tampak banyak sekali yang terjadi seperti melihat sesuatu yang di dalam pikiran
  2. Bila kita membentuk suatu gambaran mental, sepertinya kita mampu merasakan apa yang kita gambarkan didalam pikiran kita, sehingga kita mampu menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi
  3. Mental imagery (pembayangan) dapat terlihat secara jelas,  tetapi yang terlihat lebih sedikit dibandingkan persepsi nyata.

Gambaran-Gambaran Mental Bukan Hanya Visual

Gambaran-gambaran mental merupakan pola dengan satu struktur yang dibangun dengan tanda-tanda dari setiap cara yang dilakukan berhubungan dengan perasaan, indera pendengar, visual, pencium, gustatori, dan somatosensory.

Untuk memunculkan gambaran-gambaran yang diharapkan, yaitu dilakukan dengan menggambarkan kesatuan-kesatuan dan proses-proses dalam segala bentuk dengan mewujudkan dalam bentuk  abstrak. Gambaran-gambaran yang muncul akan menggambarkan kesatuan yang secara sederhana dan berhubungan antar satu kesatuan dari perilaku – perilaku individu itu sendiri.

Secara singkat, mental imagery merupakan  proses untuk mengenali pikiran jika gambaran-gambaran mental menjadi bagian  dari hasil kesadaran yang menjadi suatu gambaran yang saling berhubungan secara logika.

Jadi teringat, kadang saya menceritakan proses kelahiran mereka, masa kecil, yang kadang  membuat mereka menangis, itu bisa diartikan saya memberikan MI kepada mereka apa enggak ya???

Oleh: yudhistira31 | November 10, 2009

Resiliensi

  • Kemampuan manusia untuk membal (bounching back) dari masalah yang dihadapi dan masalah tersebut menjadikan mereka manusia yang lebih kuat.
  • Kemampuan manusia untuk melihat semua kesulitan sebagai tantangan yang harus dihadapi dan dikalahkan.

====>>> manusia mempunyai kesempatan untuk memperbaiki diri

==>>>bagaimana mengeluarkan kekuatan yang tersembunyi dalam diri kita???


 

Oleh: yudhistira31 | November 9, 2009

Kayu apakah ini???

Kunjungan ke Tangkubanperahu menyisakan rasa penasaran yang tak kunjung terjawab, bahkan sampe sekarang.

kayuDi toko-toko cinderamata, ada kayu yang sangat menarik perhatian. Motifnya sekilas seperti batik, cuman yang membuat takjub bagaimana proses motif batik itu bisa muncul di permukaan kayu tsb. Awalnya saya pikir diukir-ukir dan dipahat-pahat kayak kayu ukir yang biasa saya lihat, ternyata motif itu memang sudah ada pada batang kayunya, akan motif akan ‘timbul’ dan berubah warna ketika kering.

Masalahnya, dengan segala keterbatasan saya, (hiks..pelupa),hasil wawancara yang sudah saya lakukan menjadi amburadul hanya gara-gara saya lupa nama kayu itu apa….

kayu-2kayu-1Entah bener entah enggak, konon pohon kayu ini, hanya ada di sebuah desa apa gitu namanya (lupa juga), yang gabisa tumbuh jika ditanam di tempat lain. Kenapa bisa punya motif seperti itu, karena konon dulu di pohon itulah selendang dayang sumbi (atau selendang sangkuriang ya…duh, lupabanget)  ditambatkan…(????) terus apa hubungannya ya kira2???

Pas temen-temen kantor berkunjung ke sana, saya wanti-wanti nitip nanya nama kayu itu, hasilnya malah semakin membingungkan…ada yang bilang kayu batik, kayu wanarasa,kayu motif….yang jelas kayaknya dulu kedengarannya bukan itu deh namanya….

So, adakah yang bisa menginformasikan nama kayu dan informasi ilmiahnya??? Bener-bener saya pengen tahu…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori